Sukses

Gerai Makanan Siap Saji Banyak Ditutup Gara - Gara BTS Meal, Bertrand Antolin Buka Suara

Liputan6.com, Jakarta - Kehebohan terjadi pada Rabu (9/6/2021), di hampir seluruh gerai makanan siap saji McDonald's lantaran mengeluarkan BTS Meal. Para ojek online pun memadati restoran tersebut untuk mendapatkan keinginan pelanggan.

Tak terkecuali dengan Bertrand Antolin, yang juga mendapatkan menu dengan kemasan khusus tersebut di hari perdana.

Namun, efek yang dihadapi restoran ini pun bikin syok. Karena terjadinya kerumunan di tengah pandemi Covid-19, membuat beberapa gerai McDonalds pun ditutup.

2 dari 6 halaman

Minta Pendapat

Melalui akun Instagram terverifikasi miliknya, Kamis (10/6/2021), Bertrand Antolin, meminta pendapat warganet mengenai ditutupnya beberapa gerai restoran tersebut.

"Saya baca berita karena saking antusias ARMY dan driver @gojekindonesia yg mambludag ngantri.. beberapa gerai @mcdonaldsid di tutup….Apa pendapat kamuu…?" tulisnya dengan memperlihatkan foto kemasan BTS Meal.

3 dari 6 halaman

Sedih

Sahabat Dewi Sandra ini pun mengutarakan opininya. 

"Kalo saya pribadi sedih kalo 20 gerai @mcdonaldsid di tutup ada yg di segel juga kn kasian pegwai nya…," lanjutnya.

4 dari 6 halaman

Diatur

Bertrand Antolin menyayangkan adanya kerumunan. Padahal dengan penjualan BTS Meal ini juga membantu memutarkan roda ekonomi.

"Kan bisa di kawal dan di atur flow nya.. bisa di bantu misalnya oleh satpol pp yg membantu bikin antrian lebih teratur dan menjaga jarak..," sambungnya.

5 dari 6 halaman

Semangat Menunggu

Sementara, pria kelahiran Jakarta, 14 Juli 1980 ini cukup salut dengan para ojek online yang sabar menunggu antrean.

"Juga buat driver gojek sy baca juga di kasi tips yg amazing jd mereka pun semangat nunggu……," ia mengakhiri.

6 dari 6 halaman

Mengantisipasi

Tak sedikit warganet yang terpancing untuk memberikan komentarnya terkait kasus penutupan dan penyegelan gerai McDonalds.

"Memang sangat disayangkan kalau sampai ditutup untuk beberapa hari, tapi seharusnya dr awal, pihak McD sudah mengantisipasi antriannya, bagaimana flow antriannya dsb. Mengingat situasi sekarang sedang tidak kondusif, apalagi di Jawa tengah juga kasus Corona sedang naik,s eharusnya bs dijadikan pembelajaran," tulis akun @dahliaistiana_7.

"Anakmuda Indonesia gampang sekali diperbudak barang dan tren hehehe," timpal akun @dheniesa1993.

"Aku setuju bgt sama ko betrand, dr kemarin liatnya jg berpikiran hal yg sama.. ga perlu sampe melakukan penutupan, hidup di era corona udh susah jgn ditambah susah," tambah akun @dustypink08.