Sukses

Bill Gates Dituduh Kerap Dekati Karyawati Kantornya, Bikin Pegawai Risi

Liputan6.com, Los ANgeles - Sejak perceraiannya diumumkan, kini muncul isu tak sedap mengenai Bill Gates. Mantan suami Melinda Gates ini disebut kerap mendekati karyawati di kantornya, bahkan hal ini dikabarkan sudah jadi rahasia umum.

Dilansir dari People, Selasa (18/5/2021), tuduhan terhadap pendiri Microsoft ini dituangkan dalam laporan New York Times baru-baru ini.

Pria 65 tahun ini disebutkan kerap melakukan hal yang dipertanyakan dalam situasi yang berkaitan dengan pekerjaan. Dalam beberapa kesempatan, ia juga dituduh mengejar karyawati, baik yang bekerja di Microsoft maupun Bill and Melinda Gates Foundation.

2 dari 5 halaman

Ajak Makan Malam

Salah satu contoh perilaku Bill Gates yang bikin pegawai risi, saat ia masih menjabat sebagai bos Microsoft tahun 2006. Ia disebut mengirimkan sebuah email kepada seorang karyawati yang beberapa waktu sebelumnya melakukan presentasi di hadapannya. Isinya, adalah ajakan makan malam. 

"Kalau ini membuatmu tak nyaman, pura-pura saja hal ini tak pernah terjadi," konon beginilah isi email yang diterima sang karyawati. 

3 dari 5 halaman

Staf di Yayasan

Staf di yayasannya juga menceritakan pengalaman kurang menyenangkan bersama Bill Gates, kala ia tengah mendampingi sang bos dalam perjalanan dinas. Seperti kejadian di atas, dalam sebuah pesta koktail Bill Gates disebut mengajak sang karyawati makan malam. 

"Aku ingin menemuimu. Mau makan malam denganku?" begitu ucapan Bill Gates menurut kesaksian staf. 

4 dari 5 halaman

20 Tahun Lalu

Ini bukan tuduhan pertama yang beredar mengenai Bill Gates. Sebelumnya, Wall Street Journal mewartakan, Bill Gates mundur dari jajaran direksi Microsoft setelah ada investigasi bahwa ia berselingkuh dengan seorang pegawainya. 

Seorang juru bicara Bill Gates mengatakan perselingkuhan ini terjadi sekitar 20 tahun lalu, dan berakhir baik-baik saja, tapi bukan merupakan alasan pria tiga anak ini mundur dari perusahaan yang didirikannya. 

5 dari 5 halaman

Dianggap Absurd

Tuduhan yang dimuat The New York Times juga dibantah dengan tegas. "Klaim soal perlakuan tak layak kepada pegawai juga tak benar. Rumor dan spekulasi yang beredar sekitar perceraian Gates menjadi semakin absurdSangat disayangkan orang yang memiliki sedikit pemahaman tentang situasinya, dinyatakan sebagai sumber," begitu kata sang jubir.