Review Film Dua Garis Biru Yang Kini Tayang di Platform Streaming Vidio, Tonton Keseruannya

Dua Garis Biru merupakan sebuah dil layar lebar tanah air yang dirilis pada tahun 2019 lalu. Mengangkat tema isu sosial yang kerap terjadi di lingkungan masyarakat, menjadikan film ini menjadi salah satu film melodrama paling populer.

Diterbitkan 24 Maret 2021, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Dua Garis Biru merupakan sebuah dil layar lebar tanah air yang dirilis pada tahun 2019 lalu. Mengangkat tema isu sosial yang kerap terjadi di lingkungan masyarakat, menjadikan film ini menjadi salah satu film melodrama paling populer.

Awal kemunculannya, Dua Garis Biru dianggap sebuah film yang menjerumuskan. Padahal film garapan Gina S. Noer ini sarat akan pesan moral yang mendalam bagi para penontonnya. Dimana sebuah pernikahan dini sering dianggap menjadi sebuah problem.

Film ini sendiri juga dibintangi oleh aktor dan aktris muda ternama tanah air. Angga Yunanda dan Zara Adisty didapuk menjadi dua bintang utama dalam film ini. Duet akting mereka tentunya akan menambah warna dalam film ini.

Bercerita tentang dua remaja yang saling jatuh cinta, namun pada akhirnya petaka membawa keduanya untuk memiliki jalan hidup berbeda dari remaja pada umumnya. Sebelum nonton film Dua Garis Biru di Vidio, ada baiknya untuk menyimak sedikit review dari film terpopuler tahun 2019 ini.

Saksikan video pilihan berikut ini

Jalan cerita yang tak berbelit-belit

Dua Garis Biru, memiliki alur cerita yang cukup padat dan jelas. Gina S. Noer berhasil menyusun kisah dalam film ini tanpa menggantung-gantung atau bahkan terlalu bertele-tele dalam ceritanya.

Gina S. Noer memang mengawali karirnya di dunia perfilman tanah air dengan cukup matang. Sebelum menjadi sutradara dalam film ini, ia telah menulis naskah beberapa film ternama seperti Ayat-ayat Cinta (2008), Hari untuk Amanda (2010), Posesif (2017), Kulari ke Pantai (2018), dan Keluarga Cemara (2018).

Dua Garis Biru bukan film yang cerewet alias tidak banyak dialog. Hebatnya, demi efektivitas, Gina meramu semuanya untuk bisa berbicara meski tidak lewat kata-kata. Seperti, adegan dua orang yang saling tatapan, atau mimik wajah karakter, semuanya menyampaikan suatu pesan.

Totalitas para bintang dalam memerankan sebuah karakter

Bisa dibilang debut Zara Adisty atau yang dikenal dengan Zara JKT 48 dalam film ini memang perlu mendapatkan tepuk tangan. Pasalnya, karakter Dara berhasil ia bawakan dengan semestinya. Bahkan di film ini, karakter utama yang dimainkan Zara benar-benar terlihat seperti pada remaja yang sedang merasakan kegundahan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Angga Yunanda yang juga memerankan Bima sebagai karakter utama pria. Angga berhasil memerankan Bima dengan apik sebagai remaja laki-laki yang sudah harus memimpin sebuah rumah tangga dan juga menjadi tulang punggung keluarga. Kemudian para aktor dan aktris senior yang turut membintangi film ini yang diantaranya, Cut Mini dan Arswendy Bening Swara sebagai orangtua Bima, serta Lulu Tobing dan Dwi Sasono sebagai orangtua Zara. Mereka menjadi gambaran orangtua yang berbeda strata dalam menghadapi masalah.

Halaman
Show All
Muhammad Disha Brahmana Putra, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan