Sukses

Gary Oldman Ulang Tahun ke-63, Ini 6 Film Terbaik Sang Aktor Termasuk Hantu Drakula Yang Fenomenal

Liputan6.com, Jakarta Tua-tua lengkuas, makin tua makin ganas prestasinya. Itulah yang diterjadi dalam karier Gary Oldman, salah satu aktor Inggris paling disegani saat ini. Sang aktor debut di layar lebar pada 1982 lewat Remembrance.

Dalam film arahan sineas Colin Gregg, ia memerankan Daniel. Hingga artikel ini disusun, Gary Oldman telah membintangi lebih dari 100 FTV, serial, maupun film dengan beragam genre.

Penggemar DC Comics mengenalnya lewat trilogi The Dark Knight. Minggu (21/3/2021), Gary Oldman merayakan ulang tahun ke-63. Showbiz Liputan6.com menghimpun 6 film terbaiknya. Tonton lagi, kuy!

2 dari 7 halaman

1. Dracula (1992)

Sepuluh tahun sejak debut, akhirnya benderang lampu sorot mengarah ke Gary Oldman berkat peran Dracula dalam film berjudul sama. Yang mengarahkan aktingnya di sini enggak kaleng-kaleng, the one and only Francis Ford Coppola, sutradara trilogi The Godfather yang fenomenal.

Kala itu, penilaian kritikus terbelah. Film peraih 3 Piala Oscar ini dinilai sukses mengembalikan marwah hantu lawas dengan membuatnya tampak lebih punya hati. Ini tak kan terjadi jika bukan Gary Oldman yang menghidupkan di bawah besutan tangan dingin Francis Sang Maestro.

 

3 dari 7 halaman

2. Leon: The Professional (1994)

Leon: The Profesional film aksi terbaik di eranya. Karya Luc Besson ini beroleh skor 8,3 per 10 di situs data film IMDb. Selain cerita yang solid dan bergegas, kekuatan film ini terletak di konfigurasi pemain. Jean Reno dihadapkan dengan Gary Oldman.

Di antara dua pria bengis ini ada Natalie Portman, yang kemudian mendahului Jean maupun Gary meraih Oscar. Saking bagus, kritikus Roger Ebert sampai menyebut Leon: The Professional contoh penyutradaraan yang baik. Hasilnya, para pemain tampil prima.

 

4 dari 7 halaman

3. The Dark Knight (2008)

Bukan pemeran utama namun karakter Gordon di tangan Gary Oldman memberikan spektrum harapan di tengah muramnya wajah Gotham City. Tampil bersahaja juga berwibawa membuat mata penonton tertuju padanya meski titik berat film ini ada pada Joker dan Batman.

The Dark Knight, yang didahului Batman Begins dan diakhiri The Dark Knight Rises bukan pencapaian tertinggi Gary Oldman. Namun, bisakah penggemar DC Comics melupakan performanya dalam dunia yang diarsiteki Christopher Nolan ini? Sulit.

 

5 dari 7 halaman

4. Tinker Tailor Soldier Spy

“Film adaptasi memukau dengan performa pemain seterang gemintang,” kata kritikus Keith Uhlich yang menulis untuk Time Out New York. The Daily Telegraph bahkan memberi lima bintang untuk karya sineas Tomas Alfredson ini.

Jika perebutan Piala Oscar ibarat olahraga, maka Tinker Tailor Soldier Spy pemanasan tak terlupakan bagi Gary Oldman. Meski tak dilirik Golden Globes dan SAG Awards, ia beroleh nominasi Oscar pertama setelah 30 tahun berkarier. Wow!

 

6 dari 7 halaman

5. Darkest Hour (2017)

Film biografi mantan Perdana Menteri Inggris Raya, Winston Churchill, ini menuntut Gary Oldman mengubah fisik dengan prostetis, tampil lebih gemuk, dan mencandu nikotin. Untuk meyakinkan penonton ia mencancu nikotin, Gary mengisap 12 cerutu per hari di lokasi syuting.

Anggaran untuk cerutu Gary mencapai 30 ribu poundsterling atau sekitar 600 juta rupiah. Gary disebut memberikan penampilan menyegat oleh banyak kritikus. Menang di Golden Globes, SAG Awards, dan BAFTA, sang aktor lantas diganjar Piala Oscar pada 2018.

 

7 dari 7 halaman

6. Mank (2020)

Mank, kolaborasi Gary Oldman dengan sineas papan atas David Fincher. Film biografi ini menempatkannya sebagai Herman Mankiewicz dengan latar Hollywood di era 1930-an. Mank dikemas dalam format hitam putih yang menajamkan nuansa klasik. Lagi-lagi, performa Gary Oldman panen pujian.

Meski tak dilirik ajang penghargaan film tertinggi di negerinya sendiri, performa Gary Oldman diakui Golden Globes, SAG Awards, dan Oscars untuk Pemeran Utama Pria Terbaik. Ia harus menghadapi lawan tangguh almarhum Chadwick Boseman.