Sukses

Asmirandah Panik Anaknya jadi Lebih Cengeng

Liputan6.com, Jakarta Asmirandah dan Jonas Rivanno kini tengah menikmati perannya sebagai orang tua semenjak Chloe Emanuelle Van Wattimena terlahir ke dunia. Namun usia anaknya yang belum genap 1 bulan, membuat Asmirandah sudah dirundung kecemasan.

Hal itu berawal saat Chloe sapaan akrab putrinya menangis di malam hari. Awalnya ia menganggap biasa saja, sampai akhirnya tangis sang anak tak kunjung berhenti kurang lebih satu jam.

"Belum genap 1 bulan jadi orang tua tapi pelajaran yang aku dan suami dapat udah banyak bikin perubahan buat kita.. (tentunya jadi lebih baik. Pendewasaan menjadi orang tua) semalam pertama kalinya Chloe nangis tanpa henti," tulis Asmirandah lewat Instagram Story, Jumat (22/1/2020).

"Awalnya dari jam 10 malam udah keliatan mulai cranky (ngambek) tapi gak kayak biasanya.. ini crankynya beda.. karena aku tiap hari sama Chloe jadi tau kali ini beda (mungkin Mama pernah ngalamin deh sama anaknya," lanjutnya.

2 dari 4 halaman

Masuk Angin

Saat itu Asmirandah dan suami mengira putrinya masuk angin. Sebab saat menangis beberapa kali putrinya terlihat sendawa.

"Bener lah beberapa kali Chloe sendawa tapi sehabis itu terus nangis gak berhenti. Sampai satu jam kira-kira masih juga nangis.. (Nangisnya sedih banget lagi sampai terisak-isak gt, mau ngalahin Mamanya acting nangis kayaknya)" terangnya.

3 dari 4 halaman

Cari Tahu

Asmiranda sempat mencari tahu apa yang terjadi dengan putrinya melalui mesin pencarian google. Ternyata anaknya mengalami purple crying atau fase saat bayi menangis lebih sering dan lebih sulit ditenangkan.

"nah aku langsung lah sambil ngegoogle (maklum sekarang apa-apa lebih cepat tanya google," tulis Asmiranda.

4 dari 4 halaman

Tidur

Sabar jadi kata kunci yang ditemukan Asmiranda untuk menghadapi putrinya yang cengeng. Sebab dengan sendirinya ia akan kelelahan dan akhirnya tertidur.

"Wah suamiku berhasil bikin Chloe tenang, sampe tidur tenang banget gitu.. kebangun karena haus sampe Chloenya ngompol," katanya

BERANI BERUBAH: Dodol Perekat Korban PHK