Sukses

Terungkap, Ada Indikasi Wajah Mirip Gisel di Kasus Video Syur

Liputan6.com, Jakarta - Proses identifikasi video syur mirip artis Gisella Anastasia alias Gisel masih terus dilakukan polisi. Sejauh ini, polisi bekerja sama dengan ahli forensik wajah masih melakukan penelitian terhadap video syur mirip Gisel yang sempat bikin heboh masyarakat.

Selain itu, dalam proses identifikasi, polisi juga melakukan sejumlah cara dalam menangani kasus penyebaran video syur mirip Gisel. Termasuk di antaranya, memanggil saksi ahli dan menggabungkan keterangan dari mereka.

"Dari forensik juga sudah kita lakukan pemanggilan untuk membantu kita, saksi ahli sebagai pemegang alat bukti, ini masih terus meneliti video yang ada," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/11/2020).

2 dari 5 halaman

Kesulitan

Yusri Yunus menyampaikan, pihaknya bersama ahli forensik masih terus melakukan identifikasi terkait pemeran video syur mirip Gisel. Yusri pun tak menutupi bila ada sedikit kesulitan dalam mengidentifikasi pemeran dalam video tersebut.

3 dari 5 halaman

Ada Indikasi Mirip Gisel

Salah satu kesulitan, kata Yusri, video syur yang berdurasi 19 detik tersebut direkam melalui handphone.

"Makanya ini masih menunggu, karena ini forensik wajah. Forensik wajah daripada yang ada di video tersebut yang memang diindikasi mirip GA dan seorang laki-laki yang beredar sekarang ini. Makanya kita sedang menunggu mudah-mudahan secepatnya," ujarnya.

4 dari 5 halaman

Jika Ternyata Benar

Kemudian, apabila hasil forensik wajah membenarkan adanya indikasi pemeran dalam video itu Gisel, maka polisi kemungkinan kembali memanggil untuk pemeriksaan, termasuk kepada pemeran laki-laki.

"Mungkin saja akan dipanggil lagi (Gisel). Makanya kita kalau sudah tahu forensik siapa yang ada di dalam di situ kita akan panggil, juga laki-lakinya," jelasnya.

5 dari 5 halaman

Sabar

Yusri meminta agar seluruh pihak sabar menunggu hasil dari pemeriksaan dari kepolisian. "Jangan berandai, dengan tanyakan ke dia silakan saja. Tapi penyidik di sini jangan diintervensi, penyidik sudah bisa tahu bagaimana teknis menyidik sabar saja," katanya.

"Lihat nanti bagaimana hasil berkembangnya, kan enggak boleh (sembarangan) belum ini tapi langsung melangkahi," tambahnya. (Merdeka.com/ Bachtiarudin Alam)