3 Doa Rasulullah saat Bangun Tidur Lengkap Arab Latin dan Artinya

Teladan mulia Rasulullah SAW ini telah tercatat jelas dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim

Diterbitkan 06 September 2026, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bangun tidur merupakan momen berharga bagi setiap muslim. Mengawali hari dengan berdoa menjadi kunci untuk meraih keberkahan. Oleh sebab itu, umat Islam perlu mengetahui doa Rasulullah saat bangun tidur lengkap Arab Latin dan artinya.

Dalam tradisi Islam, tidur kerap dimaknai secara spiritual sebagai kematian kecil. Oleh karena itu, terbangun dari tidur merupakan sebuah kebangkitan yang patut disyukuri.

Teladan mulia Rasulullah SAW ini telah tercatat jelas dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim. Beliau senantiasa melantunkan doa yang sarat makna sebagai wujud syukur atas anugerah kehidupan dari Allah SWT.

Rasulullah SAW memberikan teladan tentang amalan-amalan yang dilakukan saat bangun dari tidur, baik itu doa, zikir, maupun adab-adab lainnya. Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr dalam Fiqhul Ad'iyati wal Adzkar (Fiqih Doa dan Zikir), menjelaskan bahwa doa bangun tidur merupakan bentuk pengakuan seorang hamba akan kekuasaan Allah atas kehidupan dan kematian.

Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih dalam Al-Minah Al-Aliyah fi Bayan As-Sunan Al-Yaumiyah (Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW) juga menempatkan doa bangun tidur sebagai salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk diamalkan setiap hari.

Doa Rasulullah saat Bangun Tidur

1. Doa Utama saat Bangun Tidur

Doa ini adalah yang paling masyhur dan diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Huzaifah bin Al-Yaman RA.

Teks: اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

Latin: Alhamdulillāhil-lażī aḥyānā ba'da mā amātanā wa ilaihin-nusyūr

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah kami kembali."

Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr dalam Fiqhul Ad'iyati wal Adzkar menjelaskan bahwa doa ini mengandung pengakuan bahwa tidur adalah kematian kecil dan bangun tidur adalah kebangkitan kembali yang hanya terjadi atas kehendak Allah.

Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar juga menegaskan bahwa doa ini merupakan bentuk syukur atas nikmat kehidupan yang diberikan Allah setiap pagi.

2. Doa Versi Panjang, Dengan Penambahan Kesehatan dan Zikir

Doa ini juga diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, dengan tambahan permohonan kesehatan dan izin untuk berzikir.

Arab: اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي فِي جَسَدِي، وَرَدَّ عَلَيَّ رُوحِي، وَأَذِنَ لِي بِذِكْرِهِ

Latin: Alhamdulillāhil-lażī 'āfānī fī jasadī, wa radda 'alayya rūḥī, wa ażina lī biżikrihī

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kesehatan pada jasadku, mengembalikan ruhku, dan mengizinkanku untuk berzikir kepada-Nya."

Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih dalam Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW menjelaskan bahwa doa ini mengajarkan tiga hal penting: kesehatan jasmani, kehidupan ruhani, dan kesempatan untuk beribadah kepada Allah. Ketiga nikmat ini menjadi modal utama bagi seorang Muslim untuk menjalani hari dengan penuh keberkahan.

3. Doa saat Terbangun di Malam Hari

Rasulullah SAW juga mengajarkan doa khusus ketika terbangun di malam hari.

Teks Arab: اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَأَمُوتُ

Latin: Allāhumma bismika aḥyā wa amūt

Artinya: "Ya Allah, dengan nama-Mu aku hidup dan aku mati."

Dalam kitab Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, dijelaskan bahwa doa ini mengandung penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah dalam urusan kehidupan dan kematian. Doa ini biasanya dibaca saat hendak tidur dan juga saat terbangun di malam hari.

Zikir dan Amalan Sunnah saat Bangun Tidur

Selain doa, Rasulullah SAW juga mengajarkan beberapa zikir dan amalan sunnah yang dilakukan saat bangun tidur:

1. Zikir Pagi

Setelah membaca doa bangun tidur, Rasulullah SAW juga mengajarkan zikir pagi sebagai bentuk permohonan perlindungan dan keberkahan di awal hari.

2. Membaca Sepuluh Ayat Terakhir Surah Ali Imran

Rasulullah SAW ketika bangun tidur membaca sepuluh ayat terakhir Surah Ali Imran (ayat 190-200). Hal ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Ibnu Abbas RAma.

3. Mengusap Wajah

Rasulullah SAW ketika bangun tidur duduk sambil mengusap wajahnya untuk menghilangkan rasa kantuk.

4. Mencuci Tangan Tiga Kali

Rasulullah SAW mengajarkan untuk mencuci tangan sebanyak tiga kali sebelum memasukkannya ke dalam bejana air, karena seseorang tidak tahu di mana tangannya beristirahat saat tidur.

5. Bersiwak dan Berwudhu

Rasulullah SAW juga membersihkan mulut dengan siwak dan berwudhu setelah bangun tidur sebagai persiapan untuk beribadah.

Hikmah Doa Rasulullah saat Bangun Tidur

1. Mengingat Kematian dan Kehidupan

Doa bangun tidur mengingatkan seorang hamba bahwa tidur adalah kematian kecil dan bangun adalah kebangkitan. Ini menjadi pengingat akan datangnya kematian sejati dan hari kebangkitan.

2. Mensyukuri Nikmat Kehidupan

Setiap pagi adalah kesempatan baru yang diberikan Allah. Doa ini menjadi ungkapan syukur atas napas kehidupan yang masih diberikan.

3. Memulai Hari dengan Nama Allah

Dengan mengawali hari dengan doa dan zikir, seorang Muslim memulai aktivitasnya dengan keberkahan dan perlindungan Allah.

4. Memperkuat Tauhid dan Ketergantungan kepada Allah

Doa ini mengandung pengakuan bahwa hanya Allah-lah yang berkuasa menghidupkan dan mematikan. Ini memperkuat tauhid dan ketergantungan seorang hamba kepada Tuhannya.

5. Menyadarkan akan Nikmat Kesehatan

Doa versi panjang mengajarkan untuk bersyukur atas kesehatan jasmani dan kesempatan untuk beribadah—dua nikmat yang sering kali tidak disadari nilainya.

 

Pertanyaan Seputar Doa Bangun Tidur

1. Doa apa yang dibaca Rasulullah saat bangun tidur?

Rasulullah SAW membaca doa: "Alhamdulillāhil-lażī aḥyānā ba'da mā amātanā wa ilaihin-nusyūr" (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah kami kembali). Doa ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Huzaifah bin Al-Yaman.

2. Apa arti doa bangun tidur "Alhamdulillahilladzi ahyana ba'da ma amatana wa ilaihin nusyur"?

Artinya adalah "Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah kami kembali." Doa ini mengandung pengakuan bahwa tidur adalah kematian kecil dan bangun adalah kebangkitan yang hanya terjadi atas kehendak Allah.

3. Doa apa yang dibaca ketika terbangun di malam hari?

Ketika terbangun di malam hari, Rasulullah SAW mengucapkan: "Allāhumma bismika aḥyā wa amūt" (Ya Allah, dengan nama-Mu aku hidup dan aku mati). Doa ini juga dibaca saat hendak tidur.

4. Apakah ada amalan sunnah lain yang dilakukan Rasulullah saat bangun tidur?

Ya, ada beberapa amalan sunnah yang dilakukan Rasulullah SAW saat bangun tidur, di antaranya: mengusap wajah, membaca sepuluh ayat terakhir Surah Ali Imran, mencuci tangan tiga kali, bersiwak, dan berwudhu.

5. Di mana dalil doa bangun tidur dalam Al-Qur'an dan Hadis?

Dalil doa bangun tidur terdapat dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Huzaifah bin Al-Yaman. Secara makna, doa ini juga sejalan dengan firman Allah dalam Surah Az-Zumar ayat 42 yang menjelaskan tentang Allah yang mewafatkan jiwa saat tidur dan menghidupkannya kembali.