Nonton My Annoying Brother, Kisah Kakak Beradik Yang Mengejar Impiannya

My Annoying Brother merupakan film yang bertemakan drama komedi asal Korea Selatan yang dirilis pada November 2016.

Diterbitkan 23 Oktober 2020, 11:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Film layar lebar Korea yang satu ini mungkin bisa jadi alternatif untuk mengisi waktu luang. My Annoying Brother merupakan film yang bertemakan drama komedi asal Korea Selatan yang dirilis pada November 2016.

My Annoying Brother merupakan film yang berdurasi 110 menit ini menghadirkan dua aktor ternama Korea Selatan, Jo Jung-suk dan member Boyband EXO, Do Kyung-soo sebagai pemeran utama. Film yang bercerita tentang kehidupan kakak beradik yang disutradarai oleh Kwon Soo-Kyung.

Film My Annoying Brother juga mendapatkan respon positif dari para penonton pada saat penayangannya. Hal ini bisa dilihat dari rating IMDb yang mendapatkan skor 7,3. Selain itu, film ini meraih sejumlah penghargaan, termasuk untuk kategori Best New Actor (Do Kyung-Soo) Blue Dragon Film Awards 2017 dan Most Popular Actor (Do Kyung-Soo) BaekSang Arts Awards 2017.

Selain berhasil mendapatkan rating yang tinggi dan juga penghargaan, film ini juga sukses dipasaran. My Annoying Brother berhasil ditonton oleh lebih dari 1 juta orang pada empat hari pertama. Dari penayangannya tersebut, My Annoying Brother berhasil meraih pendapatan hingga 19 juta Dollar US.

Tidak hanya kesuksesan filmnya sehingga ini bisa menjadi tontonan wajib bagi para pecinta drakor. Berikut beberapa alasan kenapa kalian harus nonton film My Annoying Brother.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Jalan cerita yang menarik perhatian

Menceritakan kehidupan pria bernama Doo-young (Do Kyung-soo) seorang atlet Judo Nasional mengalami kecelakaan sehingga kehilangan penglihatannya. Kakak laki-lakinya, Doo Shik (Jo Jung-suk) memanfaatkan hal tersebut untuk bisa bebas dari penjara atas kasus penipuan yang dibuatnya.

Bagi Doo-young yang telah kehilangan orangtuanya sejak remaja dan harus menjaga dirinya sendiri saat itu, kehadiran Doo-sik menimbulkan tekanan ekstra yang harus dihadapi.

Meski awalnya menolak, Doo-young perlahan mendekati kakak laki-lakinya itu secara bertahap untuk membantunya menyesuaikan diri dengan kecacatannya. Kemudian di saat keduanya mulai menebus kesalahan satu sama lain, Doo-sik mengetahui bahwa hidupnya tak akan lama lagi karena ia dinyatakan terkena kanker stadium akhir.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Doo-sik pun memanfaatkan waktu tersebut untuk mengucapkan selamat tinggal pada saudaranya, dan membantunya memenangkan emas di Rio Paralympics agar masa depan Doo-young terjamin.

Halaman
Show All
Herfianto, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan