Sukses

Chrissy Teigen Keguguran Usai Pendarahan Hebat, Ucap Perpisahan Pilu kepada Bayinya

Liputan6.com, Los Angeles - Akhir pekan lalu Chrissy Teigen dilarikan ke rumah sakit karena pendarahan hebat saat kehamilannya. Kini, hal yang paling ia takutkan terjadi.

Chrissy Teigen keguguran. Ia dan John Legend kehilangan jabang bayi laki-laki yang diberi nama Jack. Berita duka ini ia sampaikan lewat unggahan di Instagram pribadinya, Kamis (1/10/2020).

Chrissy Teigen mengunggah beberapa foto hitam putih yang terlihat memilukan. Di foto pertama ia tampak duduk di tempat tidur rumah sakit dengan air mata yang mengucur. Wanita 34 tahun ini juga mengunggah foto saat terlelap dengan ditemani sang suami, dan kala ia menggendong bayinya.

"Kami sangat kaget dan merasakan sakit yang hanya pernah kamu dengar sebelumnya, rasa sakit yang belum pernah kami rasakan," tulis Chrissy Teigen dalam keterangannya.

2 dari 5 halaman

Transfusi Darah Tak Cukup

Ia menceritakan kondisi yang terjadi, hingga akhirnya kehilangan bayinya.

"Kami tak bisa menghentikan pendarahannya dan memberikan bayi kami cairan yang ia butuhkan, meski telah menjalani transfusi darah berkantong-kantong. Itu tak cukup," tuturnya.

3 dari 5 halaman

Bayi Kecil Bernama Jack

Model ini menceritakan keputusannya bersama John Legend, untuk memberikan nama panggilan kepada sang buah hati.

"Kami tidak pernah memutuskan nama bayi hingga saat-saat setelah mereka lahir, saat kami hendak pulang dari rumah sakit. Tapi kami, dengan satu dan lain alasan, mulai memanggil bocah kecil di peritku dengan nama Jack," tuturnya.

Ia berujar lagi, "Jack berjuang keras untuk menjadi bagian dari keluarga kecil kami, dan dia memang (bagian dari kami), selamanya...."

4 dari 5 halaman

Minta Maaf kepada Jack

Chrissy Teigen juga mengucap kata perpisahan memilukan untuk buah hatinya yang ketiga, setelah Miles dan Luna. Ia minta maaf karena kandungannya tak cukup kuat untuk membuat si kecil bertahan.

"Untuk Jack, aku minta maaf bahwa dalam momen hidupmu yang singkat ada begitu banyak komplikasi, bahwa kami tak bisa memberimu rumah yang kau butuhkan untuk bertahan. Kami akan selalu mencintaimu," tuturnya.

5 dari 5 halaman

Melewati Hari Terkelam...

Di pengujung tulisannya, Chrissy mengatakan yang bisa ia lakukan adalah mencoba tabah dan saling mendukung satu sama lain. 

"Dalam hari-hari terkelam ini, kami berduka, kami menangis tersedu-sedu. Tapi kami akan kian erat memeluk dan lebih mencintai satu sama lain dalam melewatinya," tulisnya.