Sukses

Baca Alquran di Medsos, Aldi Taher Bantah Cari Dukungan Ikut Pilkada

Liputan6.com, Jakarta - Aldi Taher gagal maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Tengah. Alasannya Aldi Taher tak didukung oleh partai yang selama ini menaunginya.

Karena hal itu, tak sedikit warganet yang menganggap kalau Aldi Taher gila. Apalagi ia sempat mengumumkan sebagai presiden cinta pasca kegagalannya di Pilkada 2020.

Selain itu, Aldi Taher juga dianggap menjual agama lewat aksinya membaca Alquran untuk menggaet suara masyarakat. Soal ini, Aldi Taher buka suara. Ia mengatakan, melakukan hal baik untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat.

"Jadi baca Alquran itu katanya biar nyari muka, supaya dipilih, ngejual agama. Iya memang. Terus saya jual apa lagi? Jual kejahatan? Ya enggak diterima dong," kata Aldi Taher di video YouTube Dewi Perssik dikutip Minggu (20/9/2020).

2 dari 5 halaman

Sebelum Pilkada

Menurut Aldi Taher, ia melakukan aksinya membaca Alquran bukan untuk mencari perhatian masyarakat di Pilkada.

"Kalau masyarakat pengin tahu, saya posting Alquran tuh sebelum saya ikut Pilkada," ujarnya.

 

3 dari 5 halaman

Bentuk Syukur

Membaca Alquran adalah bentuk syukur Aldi Taher kepada Tuhan atas kehidupannya selama ini. Apalagi dirinya sempat dinyatakan mengidap kanker kelenjar getah bening dan akhirnya dinyatakan sembuh.

"Kan saya bilang di-part sebelumnya, Aldi sembuh dari kanker itu baca Alquran. Alquran obat dari segala macam penyakit. Penyakit galau setelah cerai," tuturnya.

4 dari 5 halaman

Tak Peduli

Apapun tanggapan masyarakat tentang dirinya, Aldi Taher mengaku tidak peduli. Ia tak mau ambil pusing dan mau tetap menjadi Aldi Taher yang selama ini rajin membaca Alquran.

"Enggak peduli mau dianggap apapun," kata Aldi Taher. 

5 dari 5 halaman

Baca Alquran di Medsos

Aldi Taher kerap mengunggah dirinya membaca Alquran di media sosial Instagram. Aldi Taher juga menyematkan tagar #BISMILLAH_BACA_ALQURAN_REKAM_POSTING❤ di akun Instagram terverifikasi miliknya sebagai bukti dirinya seorang kreator syariah dan dakwah digital.