Sukses

Sebelum Kontroversi Anji Covid-19, Ariel Noah Singgung Pengetahuan Saat Bicara di Ruang Publik

Liputan6.com, Jakarta - Interviu Anji dan Hadi Pranoto, yang digelari profesor di bidang mikrobiologi, ramai dibahas warganet. Kehebohan bertambah tatkala Senin (3/8/2020), muncul video obrolan Anji dan Ariel Noah.

Ndilalah, kontennya berisi alasan Ariel Noah jarang mengoceh soal isu-isu aktual di luar bidang seni. Kali pertama diunggah akun Twitter @pawpaoST, video obrolan Anji dan Ariel Noah yang berdurasi 1 menit dan 33 detik ini viral.

Dicuit ulang hampir 6 ribu kali dan disukai lebih dari 11 ribu orang. Video dimulai dengan pernyataan, “Buat lo nih Bor, lo itu dengan posisi lo sekarang ketika lo membicarakan banyak isu misalnya itu pasti banyak didengar sama orang,” cetus Anji.

 

2 dari 5 halaman

Instagram Ketimbang Twitter

Anji yang mengenakan baju serbahitam bertanya, “Kenapa sih lo bukan tipikal yang… gue pernah nonton wawancara lo sama Iwa. Lo ngomong kalau lo tuh bukan tipikal yang speak up gitu?”

Pelantun “Ada Apa Denganmu” dan “Tak Bisakah” itu menjelaskan lebih senang menggunakan Instagram ketimbang Twitter. Alasannya, di Twitter ia mesti mencuit alias ngomong terus.

3 dari 5 halaman

Gue Enggak Suka Ngomong

“Ah gue enggak suka ngomong,” ujar Ariel Noah. Jawaban ini tak serta merta membuat Anji puas. Ia bertanya lagi, “Ya ya ya, kenapa Bor? Kenapa lo enggak ungkapin untuk momen-momen khusus deh misalnya.”

Bintang film Sang Pemimpi itu beralasan, untuk membahas atau beropini soal isu di luar seni dibutuhkan referensi pengetahuan yang mendetail agar sebagai figur publik ia tak menyesatkan khalayak.

4 dari 5 halaman

Ilmunya Enggak Sebanyak Itu

“Satu mungkin gue juga kurang. Kalau gue bilang, mungkin gue juga kurang apa, ya. Ilmunya enggak sebanyak itulah buat ngomong. Karena waktu ngomong di publik itu, kalau menurut gue, bukan risiko saja ya. Tapi kayak impact-nya banyak,” urai dia.

Kalau tak terlalu menguasai ilmunya, Ariel Noah mencegah diri sendiri untuk banyak bicara di medsos. Pertimbangan kedua Ariel, apakah lawan bicaranya orang yang tepat.

5 dari 5 halaman

Belok Ke Mana-mana

“Karena katakanlah, kita ngomongin satu hal, A gitu. Kita sudah baca buku tentang A itu ada lima buku gitu. Hafal bangetlah, kita ngomong sama orang yang enggak tahu apa-apa tentang itu juga tapi asumsinya banyak gitu, kan. Jadi kayak buang-buang tenaga,” paparnya panjang.

Tanpa pengetahuan memadai dan mengobrol dengan orang yang salah membuat isu melebar. Bukannya menyumbang solusi malah meresahkan.

“Jadi bisa belok ke mana-mana. Jadi gue bilang terlalu banyak risiko yang aneh-aneh. Malas gue ngomong,” pungkasnya. Menyertai video ini, @pawpaoST menulis, “Ariel visioner juga. Anji dinasihatin seblomnya padahal, ya.”