Sukses

Billie Eilish Lawan Body Shaming dengan Lepas Pakaian

Liputan6.com, Los Angeles - Billie Eilish selama ini dikenal memiliki gaya berbusana yang unik. Ciri khasnya, adalah mengenakan pakaian longgar dan relatif tertutup.

Hanya saja karena ciri khasnya ini, Billie Eilish justru menjadi sasaran body shaming, aliat komentar jahat yang berkaitan dengan fisik. Untuk melawan hal ini, pelantun "All the Good Girls Go to Hell" ini kemudian melakukan tindakan yang menarik perhatian publik. 

 

Saat konser di AmericanAirlines Arena, Miami, Amerika Serikat pada Senin (9/3/2020) lalu, Billie Eilish menampilkan video yang memperlihatkannya melepas atasannya dan hanya mengenakan pakaian dalam. Hal ini diketahui dari cuplikan video yang diunggah seorang penggemar di media sosial.

2 dari 5 halaman

Serbasalah

Dalam video tersebut, Billie Eilish mengungkap posisinya yang serbasalah. "Kalau aku mengenakan pakaian yang nyaman, aku dibilang bukan perempuan. Kalau aku pakai pakaian terbuka, aku disebut jalang," tuturnya. 

Billie Eilish juga meminta publik untuk tak menghakimi apa yang mereka tak tahu. "Meski kalian enggak pernah melihat langsung tubuhku, kalian tetap saja menghakimi. Kenapa sih?" tutur dia.

3 dari 5 halaman

Protes Billie

Peraih lima piala di Grammy 2020 itu melanjutkan bahwa orang-orang kerap membuat asumsi tentang orang berdasarkan ukurannya.

"Kita menentukan siapa mereka, kita menentukan apa yang mereka layak. Kalau aku pakai baju tertutup atau terbuka, siapa yang menentukan siapa aku? Apa itu artinya? Apakah nilai diriku hanya didasarkan pada persepsi kalian? Atau apakah pendapat kalian tentangku bukan tanggung jawabku?"

4 dari 5 halaman

Komentar Lebih Lanjut

Ketika dihubungi oleh The Post untuk memberikan komentar atas video ini, perwakilan untuk Billie Eilish menyebut sang artis mengatakan, "tidak akan memiliki komentar lebih lanjut. Saya pikir video mengatakan semuanya," demikian New York Post.

5 dari 5 halaman

Alasan Billie

Sebelumnya, Billie Eilish pernah mengungkapkan alasannya gemar mengenakan pakaian longgar, agar tak dihakimi orang. 

"Aku suka berpenampilan seperti aku berukuran 800 kali lebih besar dari sebenarnya, karena ini membuat orang tak punya kesempatan untuk menghakimi seperti apa tubuhmu," tuturnya kepada Vogue.

Sayang memang, harapan perempuan 18 tahun itu tak terwajud, ternyata sebagian orang masih tetap menilai penampilannya. 

 

(Antaranews.com)

Loading
Artikel Selanjutnya
Kerjasama dengan Kementerian Agama, Indosiar Sajikan Festival Ramadan 2020
Artikel Selanjutnya
Rahayu Kertawiguna Raih Penghargaan Produser Pejuang Hak Cipta dari PAPPRI