Sukses

Ruben Onsu Kecam Para Oportunis yang Bikin Harga Masker Selangit

Liputan6.com, Jakarta Ruben Onsu hanya bisa geleng-geleng kepala, mengetahui harga masker kian hari semakin melambung tinggi. Apalagi kini persediaan masker sudah mulai kosong semenjak virus Corona mewabah  di Tanah Air.

Tak hanya masker, antiseptik yang biasa ‎digunakan Ruben Onsu sehari-hari juga mulai langka dan harganya pun naik drastis. Menyikapi hal itu, Ruben Onsu hanya terkejut dan pasrah.

"‎Wah gila, itu sih gila. Jangankan masker, itu antiseptik yang biasa gue pakai aja itu gokil men, itu keren harganya. Itu fantastis banget," kata Ruben Onsu saat ditemui di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2020).

2 dari 5 halaman

Rakyat Kecil

Menurut Ruben Onsu hal seperti itu dianggap sangat berlebihan. Nantinya, akan berimbas ke rakyat kecil yang akan semakin susah ‎untuk mendapatkan barang-barang tersebut.

"Buat saya kan kasihan lah untuk mereka-mereka rakyat kecil yang memerlukan. Kan enggak semuanya bisa beli seperti itu," ujar Ruben Onsu.

 

3 dari 5 halaman

Cari Tahu

Menurut Ruben, harusnya masyarakat mencari tahu dulu seperti apa virus Corona dan bagaimana penyebarannya. Bukan langsung membeli masker dan antiseptik berlebihan yang malah membuat harganya semakin mahal.

 

4 dari 5 halaman

Mendahulukan yang Sakit

"Ya sebenernya kan gini, kita harus kenali dulu Corona ini seperti apa. Yang saya baca ya kalau bisa dahulukan masker atau apa pun itu untuk mereka-mereka yang sakit atau mungkin mereka yang ada di rumah sakit itu didahulukan. Jadi kita-kita yang sehat, yang ngerasa kita badannya masih bagus ya enggak terlalu perlu," kata Ruben.

 

5 dari 5 halaman

Aji Mumpung

Tapi Ruben Onsu yakin ada oknum nakal yang memanfaatkan mewabahnya virus Corona, sehingga harga masker semakin menggila.

"Enggak tahu ini menjadi aji mumpung atau apa kan enggak ngerti tapi saya yakin adanya pemberitaan virus Corona ini kan menjadi kekhawatiran semua orang banyak," kata Ruben Onsu.