Sukses

Aset Lina Mantan Istri Sule Senilai Rp 10 Miliar Akan Diberikan kepada Anak-Anak

Liputan6.com, Jakarta - Permasalahan antara Lina mantan istri Sule masih ramai dibicarakan. Setelah beberapa waktu lalu penyebab kematiannya dipertanyakan, kali ini muncul isu baru soal aset Lina.

Ke mana aset yang ditinggalkan Lina mantan istri Sule akan diberikan? Terungkap bahwa harta dari Lina sepenuhnya milik anak-anak Lina dan Sule.

Hal itu disampaikan oleh Abdurrahman, pengacara Lina mantan istri Sule, saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Senin (13/1/2020).

"Itu memang harus diserahkan kepada anak-anak. Dasarnya pertama memang itu pernah diceritakan kepada saya waktu persidangan cerai bahwa almarhum itu punya beberapa aset salah satunya yang sudah disebutkan sama Teddy itu akan diberikan kepada anak-anaknya. Jadi waktu itu setelah cerai belum sempat urus tiba-tiba ada perkawinan dengan Teddy," ujar Abdurrahman.

 

2 dari 6 halaman

Tidak Pengaruh

Sekalipun Lina mantan istri Sule sudah menikah lagi dengan Teddy, tidak akan memengaruhi nilai aset dari Lina untuk anak-anaknya.

"Nggak ada (pengaruh), aset itu harus dikembalikan pada ahli warisnya ibu Lina. Karena ibu Lina almarhum membawa harta bawaan dari hasil perkawinan sebelumnya (selama 20 tahun) nikah sama Sule," katanya lagi.

 

3 dari 6 halaman

Rp 10 Miliar

Sang pengacara membeberkan, nilai aset yang dimiliki oleh Lina mantan istri Sule itu mencapai Rp 10 miliar. Terdiri dari tanah, kos-kosan, rumah, hingga perhiasan-perhiasan.

 

4 dari 6 halaman

Begini Rinciannya

"Rinciannya ada Tanah 2 hektar di Pangalengan, ada kos-kosan 32 kamar di Telkom University. Ada rumah di villa Banda terus ada tanah di Lembang. Kemudian tanah di Ciamas terus ada tanah di Bandung, itu benda-benda tidak bergeraknya yah, belum termasuk perhiasan dan lain-lain. Kalau ditotal cukup gede lah ya mencapai Rp 10 miliar," bebernya.

 

5 dari 6 halaman

Perhitungan yang Berbeda

Sementara untuk aset Lina yang didapat setelah menikah dengan Teddy pun ada perhitungan yang berbeda.

 

6 dari 6 halaman

Dibagi Lagi

"Intinya pembagian aset itu adalah aset milik almarhum sebelum perkawinan dengan Teddy. Kalau ada harta yang didapat setelah perkawinan dengan Teddy maka itu juga harus dibagi," lanjutnya lagi.