Bombshell: Aura Nicole Kidman Tertutup Performa Charlize Theron dan Margot Robbie

Bombshell fenomena unik di industri film dunia. Bertabur bintang papan atas dan cerita semifakta

Diterbitkan 04 Januari 2020, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bombshell fenomena unik di industri film dunia. Bertabur bintang papan atas dan cerita semifakta (mengingat ada tokoh fiktif di sini), Bombshell menjadi parade akting level Oscars.

Anehnya, di Amerika Serikat, Bombshell hanya diberi nilai 5,7/10. Rupanya, banyak yang sengaja memberi nilai 1/10 hingga skor Bombshell gagal tumbuh.

Mayoritas menuding Bombshell berat sebelah atau bentuk penyerangan terhadap kubu Presiden Donald Trump. Sebagian masyarakat AS menyebut Hollywood sejak lama memang tak menyukai Trump. 

 

Skor Gagal Tumbuh

Yang tak terima dengan aksi ini menuding pemberi skor 1/10 sebagai generasi yang tak paham situasi. Maklum, situasi politik AS akhir tahun ini memanas.

Bersamaan dengan dimulainya musim penghargaan film, Presiden Trump menghadapi pemakzulan oleh para wakil rakyat. Bombshell seolah mendapat panggung sekaligus serangan.

Banyaknya pujian untuk Bombshell perlahan mengatrol performa film ini. Selamat dari skor 5,7/10 di IMDb, kini Bombshell mendekati poin 7 bintang dari skala 10. Sebenarnya, di mana kelebihan Bombshell?

Tuduhan Pelecehan Seksual

Bombshell berporos pada skandal paling menggegerkan di kanal berita Fox News AS tahun 2016. Presenter Gretchen Carlson (Nicole) dipindahkan dari program jam prime time ke siang. Situasi ini membuatnya tak betah. Puncaknya saat ia membuat konsep tampil tanpa riasan di program gelar wicara untuk merayakan Hari Perempuan.

CEO sekaligus Chairman Fox News, Roger Ailes (John) mengamuk. Gretchen yang kemudian di-PHK menuduh Roger melakukan pelecehan seksual. Gretchen tahu persis kebiasaan Roger dari memanggil anak baru diam-diam ke ruangannya hingga menetapkan aturan perempuan harus pakai rok di kantor. 

Tuduhan ini membuat presenter Fox News lainnya, Megyn Kelly (Charlize) bimbang. Ia ingin bersuara namun kariernya yang tengah di puncak jelas dipertaruhkan. Belum lagi, Megyn dibenci publik karena memojokkan Trump dalam debat terbuka. Di sisi lain, ada presenter baru yang berambisi mengisi jam prime time, Kayla (Margot).

Kayla menemui Roger empat mata di ruangannya. Roger berjanji akan membuat namanya meroket asal ia mau “setia” padanya.

Margot Mencuri Atensi Penonton

Yang berulah di Bombshell karakter yang diperankan Nicole Kidman. Namun cerita digulirkan dari sudut pandang Megyn. Walhasil Nicole lengser ke posisi pendukung. Masalahnya, di sana ada Margot Robbie. Kayla dibawakan Margot dengan ekspresif. Bintang Once Upon A Time in Hollywood ini mengirim aura naif, ambisius, canggung, dan terperdaya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Kayla memberi Margot ruang menampilkan banyak emosi hingga di satu fase ia meledak. Penonton membanjirinya dengan simpati. Di film ini, Margot pencuri scene. Ia hanya butuh satu momen emas untuk memperlihatkan performa terbaiknya yakni saat menghubungi rekan kerjanya yang lesbian, Jess Carr (Kate). Di pinggir jalan, ia menceritakan sebuah rahasia via ponsel dengan air muka sarat kepedihan dan air mata yang mengalir begitu saja. Pun ada sebuah momen di mana Margot mengobrol lalu air matanya berlinang dari mata kiri saja. Kok bisa begitu, ya?

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Hernowo AnggieTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan