Star Wars: The Rise of Skywalker, Mengendur di Tengah, Meledak Pada Babak Akhir

Memasuki pekan kedua penayangan, Star Wars: The Rise of Skywalker masih perkasa di tangga box office.

Diterbitkan 29 Desember 2019, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Memasuki pekan kedua penayangan, Star Wars: The Rise of Skywalker masih perkasa di tangga box office Amerika. Mengumpulkan pendapatan kotor 26,2 juta dolas AS atau sekitar 366,8 miliar rupiah, karya J.J. Abrams ini bertengger di peringkat pertama.

Pendapatan Star Wars: The Rise of Skywalker mencapai 316 juta dolar AS di kawasan Amerika Utara. Jika digabungkan dengan pendapatan dari penjuru dunia, episode ke-9 Star Wars beroleh 598 juta dolar AS atau 8,37 triliun rupiah.

Agak berat untuk mencapai 1 miliar dolar AS mengingat Star Wars: The Rise of Skywalker ditanggapi dingin di Tiongkok dan mendapat ulasan beragam. Seperti apa plus minus Star Wars: The Rise of Skywalker?

Kaisar Palpatine dan Kylo Ren

Kisah Star Wars: The Rise of Skywalker bermula ketika Kylo Ren (Adam) mendatangi Kaisar Palpatine (Ian). Palpatine menjanjikan kekuasaan seantero galaksi jika Kylo Ren mau bekerja sama dengannya. Palpatine ingin membangkitkan generasi Sith. Karenanya ia minta Kylo Ren mencari dan menghabisi Rey (Daisy).

Palpatine juga mengisyaratkan senjata pemusnah planet generasi baru. Rencana ini terlacak oleh armada Leia (Carrie) yang diperkuat Finn (John), Poe (Oscar), C-3PO (Anthony), Chewbacca (Joonas), robot BB-8. Senjata penghancur planet rupanya bukan omong kosong. Planet Kijimi telah dihancurkan.

Menyadari bahaya mahadahsyat mengintai, Poe, Finn, dan Rey menyusun rencana perlawanan. Finn dan Poe melawan armada First Order yang dipimpin Jenderal Pryde (Richard). Sementara Rey mendatangi Kaisar Palpatine.

Di sanalah pertempuran hidup dan mati terjadi. Rey sejujurnya takut karena ia mendapat penglihatan duduk di tahta Palpatine yang gelap bersama Kylo Ren. Ini membuat emosinya tidak stabil.

Benang Merah

Mengapa kritikus dan penikmat film tidak kompak memberi pujian untuk Star Wars: The Rise of Skywalker? Setelah menonton, kami menilai film ini tidak jelek-jelek amat.

Lima menit pertama film ini senyap, sementara Kylo Ren bergerak menemui Pelpetine. Di sanalah benih konflik disemai lalu menjalar hingga 140 menit ke depan.

Konfliknya tidak baru. Seputar pengembangan kekuasaan dan pemanfaatan sisi gelap orang-orang yang rapuh hati. Ini menjadi benang merah yang menghubungkan jilid ini dengan dua pendahulunya yakni, The Force Awaken dan The Last Jedi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan