Kaleidoskop 2019: 6 Kejadian Paling Mengguncang di Jagat K-Pop

Hampir setiap bulan muncul insiden dan skandal yang menggegerkan publik. Enam peristiwa paling mengguncang, dirangkum dalam Kaleidoskop 2019.

Diterbitkan 30 Desember 2019, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Yang Hyun Suk dan Seungri

Dua nama besar dari YG Entertainment, mundur dari agensi raksasa ini pada 2019. Pertama adalah Seungri pada Maret 2019, diikuti Yang Hyun Suk tiga bulan kemudian.

Keduanya mundur dari YG Entertainment setelah terjerat beragam skandal yang terbilang serius. Seungri yang juga mundur dari Bigbang, dikaitkan dengan dugaan prostitusi, judi ilegal, dan skandal Burning Sun.

Sementara Yang Hyun Suk mundur dari perusahaan yang ia dirikan ini, karena terbelit skandal yang serupa dengan Seungri hingga dugaan penggelapan pajak. Skandal terakhir yang akhirnya membuat dia mundur, adalah tuduhan bahwa ia melakukan kongkalikong dengan polisi dalam kasus dugaan narkoba B.I eks iKON pada 2016.

4. Manipulasi Produce 101

Selama empat tahun berturut-turut, waralaba Produce 101 menjadi ajang survival show paling populer di Korea Selatan. Empat grup papan atas lahir dari ajang ini, mulai dari IOI, Wanna One, IZ*One, hingga X1.

Namun dalam musim keempat, muncul dugaan manipulasi yang dilakukan penyelenggara acara ini, karena kejanggalan suara di babak final Produce X 101. Kemarahan publik tak terbendung, bahkan politisi Korsel pun ikut buka suara atas masalah ini.

Proses hukum akhirnya berjalan. Dalam penyelidikan, akhirnya produser acara ini mengakui adanya manipulasi suara di seluruh musim acara ini. X1 dan IZ*ONE, bahkan tidak lagi aktif sejak kasus ini berjalan.

5. Kematian Sulli

Sepanjang hidupnya, Sulli dikenal dengan gaya hidupnya yang bebas. Tak jarang ia menerima kritik dan komentar jahat atas pilihan hidupnya ini, tapi di hadapan publik, ia selalu menanggapinya dengan santai.

Karena itulah publik terkaget-kaget mendengar kabar bahwa Sulli mengakhiri hidupnya sendiri di usia 25 tahun pada 14 Oktober 2019.

Kematian Sulli menggerakkan warga Korsel untuk lebih aktif melawan komentar jahat yang beredar di internet. Muncul wacana untuk menonaktifkan kolom tanggapan dalam pemberitaan, juga aturan pembatasan anonimitas dalam menulis komentar.

6. Kematian Goo Hara

Sekitar sebulan setelah kematian Sulli, dunia hiburan Korsel kembali dihantam berita duka. Sahabat Sulli semasa hidup, Goo Hara, meninggal dunia pada 24 November 2019.

Tidak ada pernyataan resmi mengenai penyebab kematian Goo Hara yang meninggal di usia 28 tahun ini. Namun ditemukan catatan tangan Goo Hara yang bernada pesimistis di lokasi penemuan jenazahnya. Selain itu, mantan anggota KARA ini juga pernah melakukan percobaan bunuh diri pada Mei 2019, tapi berhasil digagalkan.

Dalam setahun terakhir hidupnya, Goo Hara diterpa sejumlah masalah. Yang paling pelik, adalah kasus hukumnya dengan sang mantan kekasih. Pria tersebut sempat mengancam akan menyebarkan video mereka berdua saat melakukan hubungan seksual.

Setelah kematian Goo Hara, sebuah petisi yang ditandatangani lebih dari 200 ribu orang dikirim ke Blue House. Isinya, adalah tuntutan agar diberlakukan hukuman yang lebih berat bagi pelaku perekaman aktivitas seksual tanpa izin maupun orang yang menyebarkannya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan