Sukses

Powerslaves Rekam Ulang 4 Lagu Hit Lawas

Liputan6.com, Jakarta - Grup musik rock Powerslaves merilis ulang empat lagu hit terdahulu mereka, yakni "Impian", "Jika Kau Mengerti", "Find Our Love Again", dan "Hanya Kamu".

Powerslaves merekam ulang empat lagu tersebut untuk bisa dirilis dalam waktu dekat. Tentunya, mereka akan menghadirkan balutan aransemen segar yang berbeda dari versi aslinya.

Heydi Ibrahim (vokal), Anwar Fatahillah (bass), Wiwiex Soedarno (kibor), dan Agung Yudha (drum), tahu benar cara memanjakan fans mereka, yakni para Slavers. Terlebih lagi, mereka menyadari bahwa master rekaman lagu-lagu tersebut sudah tidak mereka miliki lagi.

"Rekaman lama masternya ada di label lama. Akhirnya kami ambil langkah ngerekam ulang lagu-lagu lama," kata Anwar Fatahillah, yang juga leader dari Powerslaves dalam keterangannya kepada wartawan, belum lama ini.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 3 halaman

Dirilis Per Lagu

Keempat lagu ini akan dirilis secara bertahap hingga pada akhirnya ditutup dengan album kompilasi lagu-lagu terbaik Powerslaves. Sebagai pembuka, band yang didirikan pada 1991 ini siap meluncurkan versi terbaru dari lagu "Kau dan Aku" pada 24 Oktober 2019 mendatang.

"Kalau rencana paling dekat rilis, 'Kau dan Aku' new version yang sudah dipakai di sinetron Anak Langit. Videoklipnya juga sudah ada. Setelah itu lanjut rilis per lagu dari empat lagu lama yang direkam ulang tadi," kata sang vokalis Heydi Ibrahim.

Diketahui, empat lagu daur ulang ini direkam di Royale Studio, kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan. Pada lini gitar, Powerslaves mempercayakan posisi gitar pada Ambang Christ yang sebelumnya menjadi pemain tambahan untuk kebutuhan panggung.

 

3 dari 3 halaman

Lebih Matang

Powerslaves kini lebih mengutamakan keharmonisan nada-nada tanpa mengubah pola yang sudah melekat cukup lama di hati Slavers. "Jujur, perbedaan yang cukup mencolok adalah sound di mana teknologi cukup berbicara dalam proses recording di era milenial dengan tetap berangkat dari jiwa dan skill yang harus dipunyai sebagai musisi," jelas Wiwiex Soedarno.

Anwar Fatahillah turut menimpali bahwa vokal Heydi Ibrahim saat ini lebih matang ketimbang saat eksis pada periode 1990-an hingga awal 2000-an. Dari caranya menyanyikan lagu "Jika Kau Mengerti" membuktikan hal itu.

"Dulu Heydi bernyanyi dengan menggunakan suara falseto, kali ini full suara lepas. Demikian juga sektor instrumen; drum, bass, gitar bisa lebih maksimal karena dukungan teknologi recording," tutup Anwar Fatahillah.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.