Terima Kasih Jason Momoa, Aquaman Kini Tak Pantas Jadi Bahan Olok-olok

Sebelum ini, Aquaman kerap diolok-olok, dianggap tak sekeren jagoan Justice League lain seperti Batman atau Superman.

Diterbitkan 12 Desember 2018, 18:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Selama bertahun-tahun, banyak penggemar superhero yang punya pandangan miring terhadap Aquaman. Superhero dengan alter-ego bernama Arthur Curry tersebut, kerap diolok-olok, dianggap tak sekeren jagoan Justice League lain seperti Batman atau Superman.

Hal ini tampaknya mulai berubah sejak Aquaman mulai dimasukkan ke jagat film-film pahlawan DC.

Lihat saja penampakan Jason Momoa, sang pemeran Aquaman yang berotot, gondrong, dan penuh tato. Sekali pandang, hilang sudah anggapan bahwa Aquaman adalah tokoh yang lembek. Sayang, penampilan Aquaman sebagai superhero yang digdaya tak berhasil ditampilkan dalam film Justice League.

Lantas bagaimana dengan film solo Aquaman yang baru saja dirilis pada hari ini, Rabu (12/12/2018) di Tanah Air?

Rencana Menyerang Daratan

Arthur Curry (Jason Momoa), adalah manusia yang memiliki darah Atlantis di dalam dirinya. Sang ayah adalah manusia biasa, sementara ibunya adalah Atlanna (Nicole Kidman), sang Ratu Atlantis.

Ia besar dengan kebencian terhadap orang-orang dari kampung halaman Atlanna, yang ia anggap telah membunuh sang ibu. Meski begitu, ia tetap memanfaatkan kekuatannya untuk membantu sesama. Alhasil, ia mendapat julukan Aquaman.

Nun jauh di bawah laut, adik tiri Aquaman, Orm (Patrick Wilson), berniat untuk menyerang daratan yang dianggap telah merusak lautan. Untuk menggolkan rencananya tersebut, ia membutuhkan dukungan dari para penguasa lain di bawah laut.

Mera (Amber Heard), putri salah satu kerajaan di bawah laut, tak setuju dengan rencana ini. Diam-diam ia menemui Aquaman untuk menggagalkan rencana ini.

Karakter yang Menyenangkan

Bila Anda termasuk penonton yang berharap banyak tentang ide cerita yang baru dan segar dalam Aquaman, silakan lupakan saja.

Dari segi plot, Aquaman memang sangat mudah ditebak. Setengah jam film diputar, Anda mungkin bisa menebak keseluruhan plot dengan benar. Mungkin, ini karena Aquaman didesain sebagai pembuka cerita tentang sang penguasa Atlantis tersebut. Kita cuma bisa berharap kisah Aquaman bakal dieksplorasi menjadi lebih kompleks dalam sekuelnya mendatang.

Lantas, apakah film ini jadi tak menarik untuk ditonton? Tidak juga. Terutama, karena karakter utama dalam film ini diplot dengan menarik. Ada Aquaman yang maskulin namun kerap bersikap konyol. Juga Mera, putri kerajaan yang cantik namun perkasa, jauh dari stereotip seorang damsel in distress yang perlu diselamatkan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Tokoh Aquaman pun kini terlihat cukup bertaji, tanpa terlihat terlalu kuat secara berlebihan. Tak hanya memperlihatkan kekuatan superhero ini, Jason Momoa pun cukup berhasil memperlihatkan sisih rapuh karakter ini, tanpa terlalu berlebihan.

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan