Tampil Garang, Judas Priest Puaskan Penggemarnya

Di Ancol, Judas Priest membawakan hits-hits mereka sejak tahun 1980-an.

Diterbitkan 08 Desember 2018, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Turbo Lover" misalnya, mereka mainkan di urutan kesembilan, setelah sebelumnya mereka bawakan "Desert Plains" dan "No Surrender".

Karuan saja "Turbo Lover" sukses memancing koor massal. "I'm your turbo lover...tell me there's no other...." Seru!

Kelar menggeber "Turbo Lover", Judas Priest memainkan "The Green Manalishi" cover version dari Fleetwood Mac. Setelah itu berturut-turut Night Comes Down yang diambil dari album Deffender of Faith (1984) dan "Rising From Ruins" (Firepower, 2018) meluncur dari kerongkongan Halford.

Namun, setelah itu, praktis konser menjadi pesta para metalhead. Pasalnya, berturut-turut mereka mainkan hits-hits abadi mereka. Mulai "Freewheel Burning", "You've Got Another Thing Comin'", "Hell Bent for Leather" hingga "Painkiller".

Gimmick Motor Harley

Dalam rentang durasi lagu-lagu ini pula Judas Priest mengeluarkan gimmick andalan mereka, motor Harley Davidson. Ya, setelah kelar membawakan lagu "You've Got Another Thing Comin'", Halford sempat menghilang di balik panggung sebelum kembali muncul mengendarai Harley Davidson.

Jadilah, lagu Hell Bent for Leather dinyanyikan Halford di atas kuda besi raksasa itu. Tentu saja aksi sang vokalis ini mendapat sambutan meriah dari penonton.

Setelah Harley Davidson kembali masuk "kandang", giliran Scott Travis, sang drummer ambil peran. Dia sempat berujar kepada penonton, bahwa sejak awal, Judas Priest memang memilih Jakarta sebagai destinasi akhir tur dunia mereka di tahun 2018.

Lalu, drummer berusia 57 tahun itu berteriak, "Jakarta, what do you wanna hear?" Serentak massa penonton pun menjawab, "Painkillleerrrr...."

 

Kehadiran Tipton

Kiranya "Painkiller" merupakan lagu terakhir sebelum memasuki encore. Dan, setelah massa berteriak "we want more...we want more....", muncullah Glenn Tipton di atas panggung.

Tipton adalah gitaris selalu tampil di total 18 album Judas Priest. Untuk tur dunia Firepower ini, pria berusia 70 tahun itu memang tidak banyak ambil bagian karena belakangan menderita parkinson. Andy Sneap yang menggantikan tempatnya.

Namun, di beberapa konser, Tipton sesekali hadir layaknya bintang tamu, terutama di tiga lagu terakhir, seperti malam itu di Ecopark Ancol.

Dan, dengan tiga gitaris: Faulkner, Sneap, dan Tipton, Judas Priest menutup konser mereka di Jakarta dengan tiga hits legendaris mereka: "Metal God", "Breaking the Law", dan "Livin After Midnight".

"Saya angkat seluruh jempol saya, tangan dan kaki untuk penampilan Judas Priest malam ini," ujar musisi, drummer senior Jelly Tobing. "Mereka memainkan musik rock, metal. Tapi, tidak berisik, justru enak dinikmati."

Jelly Tobing juga memuji stamina para personel Judas Priest. Terutama Halford dan bassist Ian Hill, yang juga telah berusia 67 tahun. "Luar biasa, mereka sangat energik," ujar Jelly, yang sempat singgah di grup-grup besar Indonesia, seperti Minstrell, Superkid, Giant Step, serta Bharata Band. "Saya jadi ingat, masa muda saya, ha, ha, ha...."

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Edu Krisnadefa, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan