Sukses

Masih Belia, Pianis Abnergail Lorraine Gelar Resital Piano Perdana

Liputan6.com, Jakarta - Debut piano resital alias konser piano klasik, baru saja digelar oleh pianis cantik Abnergail Lorraine Narwastu Irlan. Mengusung tema "Sound of the Dancing Fingers", resital ini digelar di Pusat Kebudayaan Belanda Erasmus Huis, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (17/11) malam.

Dalam resital ini, Abnergail Lorraine yang akrab disapa Abner, memainkan karya-karya komposer favoritnya. Sebut saja karya Joseph Haydn (Sonata in E flat Major), Robert Schumann (Arabeske Op.18), Franz Liszt (Transcendental Etude no.10), Johannes Brahms (Rhapsody Op.79 no.1), Claude Debussy (L’isle Joyeuse), sampai Dmitri Shostakovich (Prelude and Fugue no.21).

"Aku tipe yang suka berbicara melalui musik dan instrumen, makanya aku pilih tema itu (Sound of the Dancing Fingers),” kata dara kelahiran Jakarta, 28 Juni 2000 itu setelah tampil, seperti disampaikan dalm keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, belum lama ini.

Tak hanya memainkan karya para komposer dari berbagai zaman dan negara. Selama konser ini, Abnergail Lorraine turut membawakan karya musikus Indonesia. Membuktikan cintanya kepada musikus Tanah Air, ia memainkan "Rapsodia Nusantara no. 8" gubahan Ananda Sukarlan.

2 dari 3 halaman

Syarat Utama Kelulusan

Diketahui, resital yang tidak dipunggut biaya ini merupakan syarat utama dari program kelulusan Abner di sekolah musik selama 3 tahun terakhir. Di sela-sela program tersebut, Abner juga sempat mengajar piano sebelum kelulusannya.

"Aku sebenarnya enggak fokus mengajar, tapi performance artist. Mengajar cuma sambilan saja," ia menjelaskan dalam keterangan yang sama.

Setelah lulus program ini, Abner akan befokus sebagai classical performance. Ia mengaku siap seandainya harus tampil di luar negeri. Ini menjadi bukti serius bahwa dirinya sangat inigin menjadi pianis klasik profesional.

Bintang tamu istimewa dalam resital ini adalah DR. Johannes S. Nugroho, seorang Doctor of Music degree dari Indiana University.

3 dari 3 halaman

Sejak 4 Tahun

Abner pertama kali mengenal musik sejak umurnya masih 4 tahun. Ia kala itu bergabung dengan kelompok musik anak di Sekolah Musik Yamaha. Setelah mengenal seluk beluk musik, Abner lantas melanjutkan kiprahnya lewat piano klasik sampai ke jenjang guru hingga sekarang.

Selain itu, ia sempat belajar aransemen dan komposisi lagu di Junior Master Class Yamaha hingga menghasilkan beberapa lagu yang buatannya. Ia belajar piano klasik di Yamaha dan Indonesia Piano Art hingga sudah menyelesaikan semua kurikulum tingkat akhir. Abnergail pun telah menyelesaikan Diploma ABRSM, serta menyelesaikan grade 8 teori ABRSM.

Kini, Abner, masih menyelesaikan Conservatory of Music di Universitas Pelita Harapan, program studi Classical Piano Performance tingkat pertama. Ia berguru dengan DR. Johannes S. Nugroho yang menjadi tamu istimewa di resitalnya.

Loading