Machine Gun Preacher, Kisah Penyelamat Anak-anak Sudan

Seorang bikers bertobat menjadi pendeta dan ikut perang demi menyelamatkan anak-anak dari perang saudara. Film ini dibintangi Gerard Butler dan tayang di bioskop kesayangan Anda mulai pekan ini.

Diterbitkan 25 November 2011, 15:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Setelah bebas dari penjara, Sam Childers (Gerard Butler) akhirnya dibujuk sang istri Lynn Childers (Michelle Monaghan) pergi ke gereja. Childers adalah seorang bikers asal Minnesota, Amerika Serikat, yang akhirnya bertobat dari kebiasaan sebagai pecandu alkohol dan obat-obatan.

Cerita bermula saat dia terpaksa membunuh seorang perampok yang berniat merampoknya dalam suatu perjalanan di mobil pribadinya. Usai kejadian itu, Childers mulai merasa tidak tenang. Ia merasakan kegelisahan yang tidak menentu. Namun sang istri terus membujuk hingga akhirnya Sam Childers dibaptis di sebuah gereja.

Dari sinilah kehidupan Childers mulai berubah. Hingga suatu ketika cobaan menimpa keluarganya saat badai Tornado menyapu bersih rumahnya. Childers dan keluarganya memilih mengungsi ke sebuah rumah yang cukup besar di tempat terpencil. Hatinya mulai tergerak untuk melakukan suatu kegiatan amal.

Selain membangun gereja di tempat ia tinggal, Childers juga harus pergi memenuhi misi sosialnya, yakni membantu meringankan penderitaan di negara yang tengah berperang saudara di Sudan. Caranya adalah dengan membangun sebuah lokasi penampungan untuk yatim piatu yang menampung lebih dari 200 anak.

Di Sudan Selatan, Childers semakin terbuka melihat kondisi perang saudara yang banyak memakan korban anak-anak. Ribuan anak-anak dipaksa untuk memegang senjata dan berperang. Di sini pula, ia harus berjuang menyelamatkan anak-anak dari kekejaman Tentara Perlawanan Tuhan (LRA) yang bekerjasama dengan Tentara Pembebasan Rakyat Sudan (SPLA).

Di tengah misi 'penghapusan dosa' ini, niat baik Childers ternyata banyak mengalami hambatan. Selain ancaman pembunuhan dari pimpinan LRA, ia juga harus menghadapi kondisi keluarganya yang terlupakan akibat lebih memilih misi sosialnya itu.

Kehidupan ekonomi keluarganya pun semakin terbengkalai. Bahkan semua harta yang dimiliki harus dijual demi menyelamatkan kehidupan anak-anak di Sudan ketimbang untuk keluarganya.  Tidak cukup sampai di sini, tantangan demi tantangan harus dihadapi ketika ia tidak kuat mengalahkan rasa kepercayaan dirinya.

Film yang ditulis Jason Keller ini, disutradarai oleh Marc Forster dan dibintangi Gerard Butler dan beberapa aktor Skotlandia. Film yang menghabiskan dana Rp 30 miliar ini adalah adaptasi dari Memoar Childers yang berjudul Another Man's War dalam sebuah perjalanan kisah nyata Sam Childers di Uganda Utara dan Sudan Selatan.

Film yang berdurasi 123 menit dan rilis pada 23 November 2011 segera ditayangkan di bioskop-bioskop kesayangan Anda pada pekan ini. Bagi Anda yang menyukai film aksi dan cerita kisah nyata, jangan sampai lewatkan film ini.(BJK/ULF)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Adrian Khalif Sebut Kolaborasi dengan Rizky Febian Jadi Salah Satu Impian Kariernya

Tim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan