Liputan6.com, Jakarta - Aksi lima komika di Grup 4 Babak 35 Besar Stand Up Comedy Academy 3 (SUCA 3) Indosiar sudah ditunggu-tunggu. Ini lantaran kualitas lawakan kelimanya saat tampil di babak audisi lalu yang sukses mencuri perhatian penonton. Lantas, bagaimana dengan performa mereka saat tampil di babak utama yang berlangsung live delay pada Kamis (7/9/2017) tadi malam? Simak ulasannya di sini.
Grup 4 sebelumnya disebut-sebut sebagai grup maut di babak 35 besar. Kualitas kelima komika penghuni grup keempat cukup merata, sehingga sulit memprediksi siapa yang akan gantung mic. Sayangnya, ekspektasi yang sudah membumbung tinggi justru membuat beberapa komika tak bisa tampil lepas. Beberapa komika bahkan mengalami demam panggung.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1704064/original/077104400_1504854941-nuri.jpg)
Seperti terjadi pada Nuri Zhafira (Banjarnegara), anak didik mentor baru David Nurbianto. Peraih kartu Bebas Hambatan saat audisi lalu ini tampil di bawah standar. Juri Abdel mengaku sedikit kecewa lantaran aksi Nuri jauh menurun dengan saat di audisi. Materi yang masih sama, namun ia bawakan goyah dan akhirnya tidak pecah di panggung. Tak hanya Abdel, juri Ge Pamungkas pun ikut menyayangkan penampilan Nuri. Menurut Ge, kesalahan Nuri adalah karena ia salah memilih materi.
Untungnya, Nuri yang terpaksa masuk bottom two akhirnya diselamatkan para juri lewat voting. Raditya Dika yang mewakili kelima juri mengatakan, Nuri mendapat tiga suara. Sementara dua suara juri lainnya diberikan kepada Imampush (Medan). Oleh karena itu, anak didik Awwe tersebut pun yang harus gantung mic dari Grup 4.
Penampilan Imampush sendiri mendapat banyak kritikan dari kelima juri. Ge menilai materi yang ia bawakan sebenarnya sudah bagus, sayangnya jelek di pembawaan. Ge menyarankan pemuda 20 tahun yang bekerja sebagai juru parkir tersebut untuk lebih banyak mencari referensi. Raditya Dika juga menambahkan saran untuk memperbaiki materi yang mudah ditebak.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1313904/original/020117100_1504278545-PhotoGrid_1504268388074.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264303/original/054619900_1782106281-AP26172737361128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260726/original/045162900_1781650279-Mohammad_Mohebi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260101/original/022902800_1781568480-063_2281783911.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8456333/original/005196400_1782354547-063_2282682114.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560764/original/057361200_1782508647-000_B8GJ8DG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)