Deretan Anak Band yang Mengakhiri Hidupnya dengan Tragis

Siapa sajakah mereka, berikut beberapa vokalis mancanegara yang kami catat.

Diterbitkan 22 Juli 2017, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menurut laporan kepolisian bertahun-tahun sesudahnya, Michael bunuh diri dalam keadaan depresi. Pria yang dikenal karismatik ini tersiksa oleh pikiran bahwa ia gagal memenangkan hak asuh anak-anak dari Paula Yates, kekasihnya.

Paula dan mantan suaminya, pemusik Bob Geldof, memang tengah berebut hak asuh anak mereka, Pixie dan Peaches. Kegagalan itu imbasnya membuat putri Michael dari Paula, Tiger Lily (saat itu baru 16 bulan), tidak dapat mengunjunginya di Australia pada hari Natal.

Chris Cornell

Para pencinta musik rock alternatif tentu tak asing dengan nama Chris Cornell. Vokalis Soundgarden dan Audioslave itu meninggal dunia di usia 52 tahun.

Laman Independent, Kamis (18/5/2017), melaporkan bahwa sang penyanyi meninggal di Detroit pada Rabu (17/5/2017) malam. Kabar tersebut disampaikan pertama kali oleh perwakilan mendiang Chris Cornell, Brian Bumbery, kepada Associated Press.

Disampaikan dalam pernyataan tersebut bahwa penyebab meninggalnya Chris Cornell terbilang sangat tiba-tiba dan tak terduga. Seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (18/5/2017) polisi melihat ada indikasi meninggalnya Chris Cornell akibat bunuh diri.

Sebelum meninggal, Chris Cornell rencananya hendak tampil di festival Rock the Range di Columbus, AS. Pada malam sebelum meninggal, ia dilaporkan manggung bersama Soundgarden di Fox Theatre Detroit, sebagai bagian dari tur mereka di Amerika Utara.

 

Chester Bennington

Kematian Chester Bennington, vokalis Linkin Park sangat mengejutkan publik. Ia ditemukan tewas gantung diri di kediamannya, di Palos Verdes Estates, L.A. County, pada Kamis (20/7/2017) waktu setempat.

Menyusul kematian Chester Bennington, Linkin Park merilis sebuah videoklip teranyar berjudul "Talking To Myself".

Lagu ini kemudian dikaitkan dengan kematian Chester Bennington. Banyak yang memperkirakan, Chester Bennington memberikan banyak tanda bahwa ia tengah menuangkan kepedihannya dalam lagu tersebut.

"Kenyataannya, Anda telah berubah menjadi orang lain. Anda tetap berlari seperti langit yang jatuh. Aku bisa berbisik, aku bisa berteriak. Tapi aku tahu, ya aku tahu, ya aku tahu, aku hanya berbicara dengan diriku sendiri. Berbicara sendiri," kata Chester Bennington dalam lagu tersebut.

Album tersebut sangat berbeda dari album-album Linkin Park terdahulu. Tak sedikit pula para penggemarnya yang merasa kecewa atas musikalitas Linkin Park dalam album terbaru ini.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Telni Rusmitantri, Reza Deni SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan