Tingkah Aneh Chris Cornell di Panggung Sebelum Bunuh Diri

Tingkah Chris Cornell di atas panggung sebelum meninggal terbilang cukup aneh termasuk gaya bernyanyi dan aksinya.

Diterbitkan 19 Mei 2017, 19:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Saat Soundgarden memainkan lagu encore terakhir, "Slaves & Bulldozers", Chris sempat memasukkan refrain lagu "In My Time of Dying" milik Led Zeppelin yang memiliki makna spiritual tentang kematian.

Selama lagu tersebut dimainkan, Chris memutar gitarnya ke belakang, menggantung di atas kepalanya, dan menyeret mikrofon. Ia seolah tengah meluapkan emosi dan pikiran sebebas-bebasnya. Ternyata, tingkah dan aksinya saat menutup panggung malam itu, menjadi penampilan terakhirnya.

Juru bicara kepolisian setempat menyampaikan kepada dua surat kabar Detroit bahwa sang penyanyi ditemukan tak bernyawa di kamar hotel MGM Grand, Detroit, pada Kamis (18/5/2017) dengan sebuah tali yang menjerat lehernya. "Belum ada informasi tambahan untuk saat ini," tambah petugas kepolisian Wayne County.

Setelah dilakukan otopsi awal pada Kamis sore, Kantor Pemeriksa Medis Wayne County mengeluarkan pernyataan kepada E! News. "Penyebab kematian telah dipastikan yaitu dengan menggantung diri. Laporan otopsi secara menyeluruh masih belum selesai," kata pihak pemeriksa jenazah sang rocker.

Berpulangnya Chris Cornell membuatnya harus meninggalkan seorang istri, Vicky Karayiannis, serta anak-anaknya, yaitu Toni (12), Christopher (11), dan putri dari pernikahan sebelumnya, Lillian (17).

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan