Masih Ingat Mereka? Ini 6 Penyanyi yang Eksis di Akhir 1990-an

Beberapa penyanyi ternama ini menemani penikmat musik di akhir 1990-an. Siapa saja mereka?

Diterbitkan 08 Februari 2017, 00:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tak hanya pop, musik yang dipersembahkan Jewel juga ternyata bernuansa country. Hal itu terdengar jelas di beberapa lagunya yang kental dengan alunan gitar yang khas.

 

 

Alanis Morissette

Alanis Morisette merupakan penyanyi unik yang mencampurkan nuansa pop dan rock. Dengan cara itu, Alanis Morissette berhasil membangun kerajaannya sendiri di industri hiburan.

Alanis Morissette memulai kariernya di tahun 1990 di Kanada. Namun baru pada 1995, Alanis Morissette merilis album Jagged Little Pill di Amerika Serikat.

Album tersebut ternyata menuai sukses, terjual 33 juta keping. Alanis Morisette terkenal dengan kemampuan vokalnya, sofrano dengan tangga nada tinggi.

p>

Bahkan, Alanis Morisette dijuluki sebagai Ratu Rock yang Lembut oleh majalah musik ternama dunia. Wajar saja, Alanis Morisette membawa pulang bahkan menyapu bersih penghargaan bergengsi.

Di awal kariernya, Alanis Morisette sukses meraih enam Juno Awards. Selain empat Grammy Awards: Best Female Rock Vocal Performance, Best Rock Song (untuk "You Oughta Know"), Best Rock Album dan Album of the Year.

 

The Moffatts

The Moffatts dikenal sebagai band bersaudara di era 1990-an. The Moffats yang terdiri dari Scott, Clint, Bob, dan Dave memang memberikan kenangan indah dengan menciptakan berbagai lagu menyejukkan di telinga.

Salah satu lagunya yang ngehits "Miss You Like Crazy" yang masih dinyanyikan beberapa orang hingga saat ini. Di awal kariernya, The Moffatts yang beranggotakan Scott, Clint, Bob dan Dave Moffatt membentuk kelompok vokal untuk musik country.

p>Akhirnya member The Moffatts yang memang memiliki kemampuan bermain alat musik itu memutuskan membuat band. Pada 1998, The Moffatts merilis album Chapter I: A New Beginning.

The Moffatts (Pinterest)

The Moffatts terkenal dengan lagu "I Miss You Like Crazy" dan "If Life Is So Short" berhasil menempati posisi tersendiri di hati penikmat musik. The Moffatts mengusung genre musik pop.

The Moffatts dianggap sebagai salah satu band budaya pop saat itu. Sayangnya, popularitas The Moffatts mulai menurun setelah merilis single Going Down In Flames, hingga akhirnya berpisah.

Hanson

Hanson, band bersaudara yang ikut meramaikan industri hiburan. Hanson sukses membawa pulang tiga Grammy Awards.

Sebelum terkenal dengan membentuk band, Isaac, Taylor, dan Zachary sempat memilih menjadi grup akapela. Namun pada 1997 silam, Hanson merilis Middle of Nowhere dengan single  "MMMBop".

p>Hanson sukses menjual 16 juta keping album yang mereka rilis. Hanson terus berkarya hingga merayakan 10 tahun eksistensi mereka.

Hanson (Pinterest)

Pada 2013 silam, Hanson bahkan sempat merilis album Underneat untuk penggemar setianya. Dalam album tersebut, Hanson lebih banyak menyajikan warna musik rock.

Sayangnya, kesuksesan Hanson seolah memudar. Album tersebut tak sesukses single mereka sebelumnya di akhir 1990-an yang digemari. 

 

Lauryn Hill

Lauryn Hill dikenal dengan nada suara tingginya, hingga membuatnya disebut Ratu Hip-Hop. Salah satu karya Lauryn Hill yang terus dikenang saat menyanyikan "Can't Take My Of You" dengan gayanya.

Lauryn Hill berada di puncak popularitas dengan lagu "Doo-Wop (That Thing)". Nuansa soul dan hip-hop membuat lagunya membuat penikmat musik terbuai.

Beberapa kali, lagu milik Lauryn Hill berhasil masuk ke dalam tangga lagu ternama Billboard. Lauryn Hill pernah membawa pulang Grammy Awards.

Sayangnya, nama Lauryn Hill mulai tercemar setelah dia terkena kasus penggelapan pajak. Bahkan, Lauryn Hill sampai harus mendekam di penjara.

Lauryn Hill mulai dipenjara. Ia harus menghabiskan tiga bulan kurungan penjara di Danbury, Amerika Serikat, lantaran terbukti tidak membayar pajak sebanyak US$ 1 juta selama kurun waktu 10 tahun.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Desika Pemita, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan