Rilis Puluhan Tahun Lalu, Lagu-Lagu Ini Masih Nge-hits

Beberapa lagu legendaris ini dirilis puluhan tahun lalu, tapi masih sering diputar dalam berbagai acara.

Diterbitkan 02 Agustus 2016, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sebuah lagu dianggap sebagai karya atau maha karya dari seorang pencipta. Saat lagunya dibuat dengan sepenuh hati, melodi yang indah dan lirik yang membuai, lagu itu akan terus dinyanyikan sepanjang masa.

Bahkan, lagunya juga bisa menembus era dan zaman.  Meski dirilis puluhan tahun silam, beberapa lagu ini tak asing lagi bagi generasi baru karena terus diputar dalam berbagai acara.

Bahkan, lagu-lagu ini bisa mengalahkan karya yang dirilis baru-baru ini. Hal itu membuktikan musisi legendaris terlihat dari karya yang mereka rilis.

Apa saja lagu legendaris yang masih nge-hits hingga saat ini? Liputan6.com merangkum beberapa karya yang melegenda.

Sweet Child o' Mine

Sweet Child o' Mine

Lagu "Sweet Child o' Mine"  merupakan karya milik Guns N' Roses yang ada di album debut, Appetite for Destruction yang rilis 1987 silam. Sejak rilis, album nuansa rock dengan alunan gitar ini langsung masuk dalam Billboard Hot 100.

Sejak itu, lagu "Sweet Child o' Mine" terus menuai prestasi. Lagu ini beberapa kali dinyanyikan ulang oleh penyanyi dari generasi yang berbeda. Di tahun 2000, Sheryl Crow menyanyikannya, berhasil membawa pulang Grammy Awards untuk The Best Female Rock Vocal Performance.

Lagu ini juga menjadi tema di beberapa film. "Sweet Child O' Mine" ada di film The Wrestler (2008). Selain itu, The Big Short  (2015). Bahkan, sepenggal lagunya juga digunakan di film Captain Fantastic (2016).

Hingga saat ini, lagu ini pun masih terus ditonton di situs berbagi video Youtube. Video yang diunggah ulang 2009 silam disaksikan 340.610.685 penonton.

 

We Are the Champions

We Are the Champions

Lagu "We Are the Champions" dari band legendaris asal Inggris, Queen dirilis 1977 silam dalam album News of the World. Lagu ini ditulis Freddie Mercury, menjadi salah satu lagu terpopuler sepanjang masa.

Meski dirilis puluhan tahun silam, lagu ini  masuk dalam Billboard Hot 100. "We Are the Champions" menjadi simbol acara olahraga di seluruh dunia, serta FIFA World Cup pada 1994 silam.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Pada 2005, "We Are the Champions" disebut sebagai lagu terfavorit versi Sonny Ericson. Di tahun 2009, "We Are the Champions" masuk dalam Hall of Fame, dikukuhkan sebagai budaya pop terpopuler. Di situs berbagi video YouTube, lagu ini ditonton 70.157.317 orang. Selain itu, lagu ini juga dinyanyikan oleh berbagai musisi dan penyanyi di seluruh dunia, termasuk Liza Minnelli dan Katy Perry.

Halaman
Show All
Desika Pemita, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan