Sukses

Joe Taslim Basah Saat Berantem dengan Aktris Star Trek Beyond

Liputan6.com, Jakarta - Keterlibatan Joe Taslim sebagai Manas di film Star Trek Beyond, tak hanya memperlihatkannya berdiri sambil mengucapkan sepatah dua patah kata. Joe juga terlibat banyak adegan perkelahian dengan bintang-bintang utama.

Meskipun dibalut makeup tebal berwajah alien, Joe mengaku tak terlalu kesulitan dalam melakoni adegan laga. Meskipun begitu, ada beberapa kendala makeup yang cukup mempengaruhinya.

Aktor Joe Taslim. (Foto: Liputan6.com / Herman Zakharia)

"Saya bekerja dengan Joel Harlow, dia pemenang Oscar untuk makeup special effect. Makeup prostetik ini dipasang bukan sekadar dipakaikan seperti topeng, tetapi ada banyak kemiripan dengan wajah saya dan bergerak mengikuti rahang sesuai dengan lekuk muka saya," ujarnya saat konferensi pers gala premiere Star Trek Beyond di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (18/7/2016).

"Saya bangun kadang dijemput jam dua pagi. Saya harus duduk untuk makeup selama lima jam setiap hari. Seperti Idris Elba dan Sofia Boutella. Kadang kami susah bernapas. Wajah kami dibekap dengan sekitar delapan pieces yang ditempel di kulit langsung," lanjutnya.

Bicara mengenai adegan yang dianggapnya paling menarik selama syuting Star Trek Beyond, Joe Taslim mengaku bahwa aktingnya berkelahi dengan pemain lain menjadi momen tak terlupakan. Di situ juga ia terlihat beradu fisik cukup lama dengan aktris Sofia Boutella.

Aktris Sofia Boutella. (hypable.com)

"Yang paling menarik pastinya fight scene. Ada adegan yang cukup panjang di sana (bersama Sofia Boutella). Menariknya, bobot dari makeup yang saya pakai dengan kostum itu 6-7 kilogram totalnya. Saat saya memakai itu, kadang kostum sangat berat kalau kepalanya dipasang. Dan kalau basah bisa lebih dari 8 kilogram," ujarnya.

Dilanjutkan Joe Taslim, "Saya harus berjalan, berantem, dan nggak ada ventilasi di makeup. Kalau sudah basah, ya nggak bisa apa-apa dan semua air keluar dari telinga. Itu berjalan selama tiga bulan lebih. Kadang Idris Elba juga merasakan hal yang sama dan kami saling support."