Merasa dikucilkan seisi pulau, Red memandang sinis pada segala hal, ia juga tak jarang membuat onar. Red lantas diminta tetua masyarakat untuk mengikuti kelas pengendalian amarah. Di kelas itu ia bertemu Bomb (Danny McBride) si burung hitam yang kerap meledak seperti namanya, juga Chuck (Josh Gad), si kuning yang bisa bergerak secepat kilat.
Satu hari, para burung mendapat kunjungan dari makhluk baru yang tak pernah mereka lihat sebelumnya: gerombolan babi hijau yang dipimpin oleh Leonard (Bill Hader). Tak ada yang menaruh prasangka dengan kedatangan para babi, kecuali Red dan kawan-kawan. Demi menyelamatkan pulaunya, Red, Chuck, dan Bomb kemudian mencari pahlawan para burung, Mighty Eagle (Peter Dinklage), yang telah lama menghilang.

Film The Angry Birds Movie yang digarap oleh dua sutradara debutan Fergal Reilly dan Clay Kaytis ini, punya banyak hal yang ditawarkan untuk penggemar game tersebut. Selain plot cerita yang memberikan latar belakang petualangan para burung di game, film The Angry Birds Movie memiliki benang merah dengan permainannya, yang dirajut secara menyenangkan.
Yang pertama adalah musik tema The Angry Birds Movie yang digubah ulang menjadi scoring dalam film ini. Siapa pun yang pernah memainkan game mobile populer ini, pasti langsung mengenali nadanya.
Tak cuma itu, penggemar juga jadi tahu karakter para tokoh yang selama ini mereka mainkan. Si kuning Chuck ternyata tak bisa diam, jahil, dan slenge’an. Sementara Bomb, adalah burung berbadan besar yang lembut hatinya. Bahkan Hal, si burung bumerang, mampu meninggalkan kesan yang cukup dalam meski hanya tampil selintas.
Sayangnya, Red yang menjadi karakter utama, malah terasa tak terlalu berbumbu seperti kawan-kawannya yang lain. Padahal karakternya yang paling banyak dieksplorasi di film ini. Kemunculannya persis seperti dalam game. Standar dan tanpa ‘kekuatan’ istimewa, membuatnya redup bila dibandingkan karakter kawan-kawannya yang menyenangan. Beruntung ia adalah karakter utama yang menggerakkan plot cerita, sehingga tokoh ini tak tenggelam sama sekali.
Di setengah awal film, The Angry Birds Movie banyak mengandalkan lelucon yang dibangun dengan dialog plesetan. Hanya saja, karena plesetan ini menggunakan bahasa Inggris, yang terjadi adalah banyak lelucon yang sisi lucunya tergerus, bahkan hilang. Atau seperti judul film Bill Murray, Lost in Translation. Bila mampu, sebaiknya penonton lebih memperhatikan dialog dalam bahasa aslinya dengan seksama.
Untung hal ini lantas terbayar di paruh kedua film, saat para burung menantang kerajaan babi secara frontal. Adegan pertempurannya langsung mengingatkan pada gameplay permainan Angry Birds, namun penuh adegan laga dan ledakan yang kocak.
Bagi orang dewasa, cerita The Angry Birds Movie ini boleh jadi terasa sangat ringan. Terlalu ringan, malah. Tak ada pesan terselubung yang bermakna dalam tentang rasialisme seperti dalam Zootopia, atau ilusi masyarakat utopis yang dibawakan Lego Movie.
Namun untungnya, ada sejumlah referensi budaya populer dalam film ini, yang bisa menghibur para penonton dewasa. Seperti adegan ‘Redrum’ dari The Shining, plesetan dari merk fashion terkenal Calvin Klein, kemunculan lagu jadul “Never Gonna Give You Up” dari Rick Astley, dan lainnya. Sementara penonton muda, jelas akan terhibur dengan karakter imut warna-warni dalam film ini.

Kemun
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1231537/original/2ee31e1e0274ccadedd6e5895c746331-poster09.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)