6 Hal Tentang Superman yang Mungkin Anda Belum Tahu

Ada banyak hal yang telah berubah sejak kemunculan perdana Superman dalam bentuk komik.

Diterbitkan 25 Maret 2016, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Berawal dari coretan dua anak SMA, Jerry Siegel dan Joe Shuster, Superman menjelma menjadi sebuah ikon baru dunia. Pahlawan super penegak keadilan dengan jubah merahnya ini, dikenal publik dari berbagai generasi, di seluruh dunia.

Kini, superhero berambut klimis tersebut kembali menjadi pembicaraan orang, terutama  karena film terbarunya, Batman v Superman: Dawn of Justice, baru saja rilis. Di sini, Batman akan berduel dengan Superman karena perbedaan sudut pandang mereka dalam menyikapi kekuatan masing-masing.

 

div class="baca-juga">

Baca Juga

  • Review Batman v Superman: Dawn of Justice, Klimaks Duel Superhero
  • Bukan Spoiler, Ini Alasan Batman v Superman Menarik Buat Ditonton
  • Norak Hingga Gagah, Simak Evolusi Kostum Batman dari Tahun 40-an

Ada banyak hal yang telah berubah sejak kemunculan perdana Superman di atas kertas, hingga film terakhirnya ini. Mungkin, masih banyak hal-hal tentang Superman yang lolos dari pengetahuan Anda selama ini.

Dilansir dari History, Kamis (23/3/2016), berikut adalah hal-hal tentang Superman, yang mungkin Anda belum tahu.

Awalnya, Superman adalah Tokoh Jahat

Awalnya, Superman adalah Tokoh Jahat

Pertama kali Jerry Siegel membayangkan tokoh Superman, bukan pahlawan penumpas kejahatan yang ia pikirkan. Bersama Joe Shuster, teman kelasnya yang ia ajak sebagai ilustrator, Superman awalnya adalah seorang tokoh antagonis.

Dalam terbitan mandiri tahun 1933 bertajuk The Reign of the Superman ini, cerita Superman berawal dari seorang gelandangan yang menjadi kelinci percobaan seorang ilmuwan gila. Ia diberikan kekuatan super, namun malah membunuh ilmuwan tersebut. Superman lantas memanfaatkan kemampuannya ini untuk bersenang-senang, tak peduli meski harus merugikan orang lain. Setelah itu kekuatannya lenyap, dan ia menjadi gelandangan kembali.

Siegel dan Shuster lantas mengubah konsep Superman sebagai seorang alien yang dikirim ke bumi. Selama bertahun-tahun, duo Siegel dan dan Shuster kemudian mencoba menawarkan komik Superman ke sejumlah media, namun berkali-kali ditolak, sampai akhirnya diterima oleh DC Comics.

 

Superman Dijual Kelewat Murah


Superman Dijual Kelewat Murah

Saat ini, hak cipta atas karakter Superman memiliki nilai yang luar biasa besar. Namun dahulu, hal tersebut belum sepenuhnya disadari oleh duo Jerry Siegel dan Joe Shuster.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Tahun 1938, Siegel dan Shuster menjual hak atas karakter Superman pada DC sebesar US$ 130, yang bila disesuaikan dengan inflasi sekarang hanya bernilai menjadi US$ 22 ribu, atau sekitar Rp 292 juta.   Tahun 1947, Siegel dan Shuster menempuh jalur hukum untuk memperoleh kembali hak atas Superman, namun gagal. Mereka, bahkan dipecat dari DC Comics setelahnya. Saat produksi film Superman dimulai, Siegel memulai kampanye untuk memperlihatkan perlakuan buruk yang diterima para pencipta Superman ini dari DC Comics. Strategi ini berhasil memaksa DC Comic untuk memberikan mereka dana pensiun sebesar US$ 20 ribu per tahun, dan kembali menampilkan nama Siegel dan Shuster sebagai pencipta Superman.

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan