KALEIDOSKOP 2015: 10 Isu Bollywood Paling Kontroversional (Bag.2)

Sejumlah isu kontroversial menghiasi kemeriahan industri hiburan Bollywood sepanjang 2015.

Diterbitkan 29 Desember 2015, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pertama, foto telanjangnya beredar di dunia maya sekitar Februari 2015 lalu. Diperkirakan ada sekitar lima buah foto telanjang Radhika yang bocor di dunia maya. Namun, Radhika membantah jika wanita dalam foto-foto itu adalah dirinya.

Belum selesai kasus foto, tak lama kemudian potongan adegan berani Radhika dalam film garapan Anurag Kashyap yang dibuat hanya untuk pasar internasional, bocor dan tersebar luas pada April 2015 lalu.

Tak ayal, hal ini pun memancing kemarahan sang sutradara. "Dia (Radhika) merasa menjadi korban dan saya merasa bertanggungjawab untuk itu," ujarnya pada kepolisian Mumbai dan meminta mereka melacak siapa orang yang membocorkannya.

Keterlibatan Sooraj Pancholi Atas Kematian Aktris Jiah Khan

Dua setengah tahun setelah Jiah Khan dikabarkan bunuh diri, tim investigasi CBI masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. CBI mengajukan berkas yang memberikan penjelasan secara detil peran Sooraj Pancholi dalam keterkaitannya dengan bunuh diri Jiah.

Sebuah pernyataan dari seorang psikiater yang juga membantu CBI untuk mencari tahu sejauh mana peran aktor Bollywood tersebut terhadap kasus bunuh diri Jiah Khan. Sooraj diketahui pernah berpacaran dengan Jiah dan ditangkap pada Juni 2013 silam atas dugaan menyebabkan kematian Jiah.

Sooraj menghabiskan 23 hari masa penjara sebelum akhirnya dibebaskan dengan jaminan. Ibunda Jiah, Rabia juga membuat petisi kepada Pengadilan Tinggi Bombay yang menyatakan kematian putrinya bukan sebuah kasus bunuh diri melainkan pembunuhan.

Aditya Panchooli Terlibat Tawuran di Bar

Usai sang anak, Sooraj, giliran aktor senior Aditya Panchooli yang harus berurusan dengan pihak berwajib. Mei 2015 lalu, Aditya ditangkap polisi setelah memukul seorang penjaga di sebuah klub malam di Hotel Juhu.

Kejadian bermula saat Aditya meminta DJ untuk memainkan lagu Hindi. Ketika ia mengamuk, penjaga klub ikut campur dan memintanya untuk keluar dari area.

Geram menerima perlakuan tersebut, pria berusia 50 tahun itu membanting mobile handset salah satu dari mereka dan menyebabkannya cedera. Hari berikutnya, Aditya menjalani pengadilan dan dibebaskan dengan membayar jaminan sebesar 50.000 rupee atau setara Rp 10 juta.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Eka Laili Rosidha, Meiristica NurulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan