ULASAN D'Academy Asia, Grup C Jadi Panggung Lesti

Tanpa mengesampingkan finalis yang lain, Grup C D'Academy Asia rasanya hanya jadi milik Lesti.

Diterbitkan 25 November 2015, 13:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jagoan tuan rumah yang diprediksi bakal melenggang mulus di Grup C, Lesti, tampil cemerlang di malam pertama. Melantunkan lagu 'Jera' dengan penuh ekspresif, Lesti berhasil memukau 7 komentar dan 4 juri serta seluruh penonton, baik di studio maupun di rumah. Tak ayal, dari total poin maksimal 400, Lesti sukses meraih 367 poin.

Kelima peserta asal Brunei Darussalam sangat antusias ikuti kompetisi D'Academy Asia [foto: Herman Zakharia]

Di malam kedua, Lesti menyanyikan lagu 'Zainal' milik Rita Sugiarto. Penampilan Lesti juga masih jadi yang terbaik meski mendapat beberapa kritik karena pemilihan lagu balada yang sudah jadi 'makanannya'.

Tak heran, poin yang ia peroleh mengalami penurunan 6 poin. Dari 2 penampilan, akhirnya Lesti mendapat 728 poin. Ini adalah rekor poin terbanyak dari seluruh poin yang dikumpulkan kontestan dari Grup A hingga C sejauh ini.

Finalis terakhir di grup ini adalah George Maxson. Penampilan nyentriknya sedikit mirip dengan komentator gaya busana D'Academy Asia, Ivan Gunawan. George membuat komentator yang juga kompatriotnya, Fakhrul Rozi, sampai terharu dan tak sanggup berkata-kata melihat penampilannya yang menurutnya membuatnya bangga.

George berhasil nangkring di peringkat ke-2 dengan raihan total 597 poin. Meski tak diunggulkan dan rasanya bukan tandingan yang setara dengan Lesti, George bisa menghibur dengan pribadinya yang charming dan bikin gemas.

Lesti D'Academy. Foto: Ferry Noviandi/Liputan6.com

Tanpa mengesampingkan 2 finalis tersisa, Grup C rasanya hanya jadi milik Lesti. Tak seperti Grup A dan B di mana kita melihat ada 2 finalis yang terlihat menonjol, Grup C bahkan cuma jadi panggung Lesti menampilkan aksi spektakulernya.

Dua komentator dari negeri tetangga yaitu Rosalina (Singapura) dan Fakhrul sampai berkata, Lesti tak sepantasnya ikut ajang D'Academy Asia karena kualitasnya sudah di atas rata-rata layaknya penyanyi senior.

Kami pun berpendapat sama. Latar belakang Lesti yang seorang sinden dengan cengkoknya yang sangat khas membuat Lesti tanpa tandingan. Saat ada di final Dangdut Academy pertama pun, Lesti sukses berat mempecundangi Aty Selayar yang notabene sudah jauh lebih berpengalaman.

Mungkin terdengar subjektif mengingat masih ada 2 grup lagi yang belum berkompetisi. Evi dari Grup D akan bertarung Rabu-Kamis ini. Kami memprediksi Evi juga bakal jadi satu kontestan yang akan meraih nilai terbaik nanti. Meski kompetisi ini masih panjang, Lesti dan Evi kemungkinan bakal melaju ke final. Bagaimana menurut Anda? (Puj/Ade)*

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Puji Astuti HPS, Ade IrwansyahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan