Sukses

Pelawak-pelawak Ini Meninggal di Hari Jumat

Liputan6.com, Jakarta Profesi sebagai komedian memang dianggap banyak menghibur penonton. Mereka dengan guyonan-guyonannya kerap membuat orang yang menyaksikan tertawa atau tersenyum.

Tak salah jika para komedian banyak dikenal dan ditunggu penampilannya. Termasuk ketika mereka akhirnya dipanggil Yang Maha Kuasa.

Tercatat beberapa komedian Tanah Air meninggal di hari Jumat. Banyak orang menyebut jika hari Jumat adalah hari baik saat seseorang meninggal dunia.

Liputan6.com mencatat beberapa nama pelawak atau komedian yang meninggal di hari Jumat. Berikut di antaranya.

 


2 dari 6 halaman

Olga Syahputra

Komedian Olga Syahputra meninggal dunia di Singapura, Jumat (27/3/2015). Olga meninggal setelah hampir satu tahun lamanya dirawat di RS Mount Elizabeth.

Kabar meninggalnya Olga pertama kali disampaikan oleh manajer Olga Syahputra, Mak Vera, melalui sambungan telepon dengan stasiun televisi swasta. Komedian kawakan Indonesia ini mengembuskan napas terakhirnya pukul 16.17 WIB.

"Turut berduka cita atas meninggalnya Olga Syahputra pd pkl 16.17 waktu Jkt #RipOlgaSyahputra," tulis di salah satu akun Twitter televisi swasta tersebut.

Meninggalnya Olga membuat para penggemarnya ikut merasakan kesedihan. Olga dimakamkan di TPU pondok Kelapa, Jakarta Timur.

 

3 dari 6 halaman

Mpok Nori

Tak lama setelah Olga Syahputra meninggal, komedian Betawi Nuri Sarinuri atau yang akrab disapa Mpok Nori meninggal dunia pada Jumat (3/4/2015) pagi.

"Inna lillaaahi wa inna ilaihi roojiuun. Telah berpulang ke Rahmatullah Mak Hj. Nori, jam 7.40 Wib di Rumah Sakit Pasar Rebo. Semoga Allah mengampuni semua dosa almarhumah, memaafkan semua kesalahan almarhumah...Aamiin YRA."

Almarhum Mpok Nori meninggal dunia karena ada kelainan pada paru-parunya. "Sakitnya kelainan di paru-paru dan penurunan kesadaran karena usia lanjut," kata salah satu petugas RS Pasar Rebo, Didi.

Beberapa tahun terakhir kondisi kesehatan komedian berusia 84 tahun itu naik turun. Mpok Nori sempat dirawat selama hampir 2 pekan karena penyakit tipus.

Mpok Nori dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

 

4 dari 6 halaman

Bokir

Komedian Betawi, Bokir, juga meninggal dunia di hari Jumat 18 Oktober 2002 saat berusia 76 tahun. Ia meninggalkan seorang istri, 5 anak, dan 9 cucu. Penampilan terakhir Bokir dan kelompoknya pada September 2002 di sebuah hajatan perkawinan di Cilangkap. Bersama Bolot, Bodong, dan Malih, Bokir memainkan cerita Salah Denger.

Nama Bokir mungkin agak jarang didengar oleh generasi muda saat ini. Di masanya, pria dengan nama lengkap Muhammad Bokir bin Djiun itu sempat mengalami masa keemasan di dunia perfilman Indonesia. Bokir lahir di Cisalak Pasar, Bogor, Jawa Barat, 25 Desember 1925.

Semasa hidupnya, anak yang lahir dari pasangan Mak Kinang dan Djiun itu sangat perhatian dengan kesenian topeng dan lenong Betawi. Sejak usia 13 tahun Bokir sudah bermain topeng Betawi.

Karier Bokir di dunia seni diawali sebagai pemain kendang hingga rebab. Kemudian dia mendirikan dan memimpin kelompok topeng Betawi Setia Warga sejak tahun 1960-an hingga akhir hayatnya. Selain di kesenian Betawi, muka kocak Bokir juga sering tampil di layar kaca dan bioskop. Karier aktingnya di dunia film sudah dimulai sejak tahun 1970-an. Semasa hidup, Bokir telah membintangi 17 judul film dengan berbagai genre.

Dua di antara film itu adalah film Betty Bencong Slebor (1978) dan Duyung Ajaib (1978). Dalam film itu Bokir beradu akting dengan seniman Betawi lainnya, Benyamin Sueb. Tak hanya itu, sejumlah artis kondang lainnya juga pernah satu akting dengannya. Sebut saja grup lawak fenomenal Warkop DKI yang beranggotakan Dono, Kasino, dan Indro. Ketiganya juga pernah main bersama Bokir dalam film drama komedi produksi tahun 1981, IQ Jongkok.

 

5 dari 6 halaman

Aom Kusman

Pelawak senior Aom Kusman meninggal tepat saat azan Subuh pertama sekitar pukul 04.09 WIB, Jumat (23/12). Pria kelahiran 1948 itu meninggal di usia 63 tahun.

Pelawak yang terkenal lewat serial Si Kabayan itu meninggal di rumahnya, Jalan Rajamantri Tengah III No 1, RT 4 RW 14, Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung.

"Beliau meninggal saat azan Subuh," ucap adik kandung Aom Kusman, Aom Iwong (60), di rumah duka.

Iwong mengatakan 4 hari terakhir sang kakak dirawat di RS Immanuel Bandung karena keluhan paru-paru. Sebelumnya, almarhum juga dirawat di RS Muhammadiyah Bandung dengan keluhan diabetes. Saat itu kelingking kaki kirinya diamputasi.

"Beliau tadi meninggal di hadapan semua keluarganya," tuturnya.


6 dari 6 halaman

Ade Juwita

Komedian Ade Juwita meninggal dunia pada Jumat (6/11/2015). Ade meninggal karena sakit kelenjar getah bening yang dideritanya di sebuah rumah sakit di Sorong, Papua.

Menurut Tata Liem, sahabat Ade Juwita, bintang Lenong Rumpi itu sudah beberapa bulan terakhir mengalami kondisi penurunan kesehatan. Puncaknya terjadi beberapa hari lalu.

"Aku dapat informasi kalau Ade Juwita sakit keras dari kemarin. Tadi pagi habis bangun tidur dapat kabar sudah meninggal," ucap Tata Liem.**