The Hurt Locker, Kisah Tim Penjinak Bom

The Hurt Locker berkisah tentang perjuangan tim elit penjinak bom AS, EOD, saat bertugas di perang Irak. Sutradara Kathryn Bigelow mengeksploitasi detil adegan proses melumpuhkan bom, serta mobil-mobil meledak dan hancur.

Diterbitkan 12 Juni 2009, 08:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, New York: Pernah terbayang menjadi penjinak bom yang ditempatkan di Irak? Mempertaruhkan nyawa dengan resiko tubuh hancur berkeping-keping jika salah memotong kabel? Ketegangan inilah yang coba digali dalam film The Hurt Locker. Film ini berkisah tentang perjuangan tim elit penjinak bom Amerika Serikat, Explosive Ordnance Disposal (EOD), saat bertugas di perang Irak.

Mereka bertugas menyisir area yang akan dilewati tentara AS dari ranjau yang ditanam tentara Irak. Tugas ini tidaklah mudah karena atasan mereka menjadi korban saat bertugas. Hidup para tentara berubah saat atasan yang baru, Sersan William James, diperankan Jeremy Renner ternyata mengabaikan semua prosedur untuk menjinakkan bom.

Sutradara Kathryn Bigelow mengeksploitasi detil adegan proses melumpuhkan bom, serta mobil-mobil meledak dan hancur. Untuk mendapatkan latar belakang Perang Irak, film ini memilih tempat di Amman, Yordania setelah sebelumnya dipindahkan dari Pangkalan Militer AS di Kuwait karena tidak mendapatkan ijin.

Dalam sinopsisnya 21cineplex.com menyebutkan secara keselurahan film ini memang layak mendapat penghargaan, maka tak heran jika pada tahun 2008 memenangkan Human Rights Film Network Award, SIGNIS Award, Sergio Trasatti Award, dan Young Cinema Award.

The Hurt Locker
ditulis oleh Mark Boal, seorang penulis freelance yang pernah mengikuti tim penjinak bom AS. Rencananya, film ini akan di-release di New York dan Los Angeles, AS, pada 26 Juni 2009 dan di tempat lainnya pada July 2009. (YNI/LUC)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Fariz RM Merasa Dikhianati Orang yang Pernah Dibantu, Soroti Etika dalam Kasus Hak Cipta

Tim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan