EKSKLUSIF Sutradara dan Selena Gomez Bicara Hotel Transylvania 2

Liputan6.com dan sedikit wartawan Indonesia mewawancarai langsung Selena Gomez dan sutradara Hotel Transylvania 2, Genndy Tartakovsky.

Diterbitkan 01 Oktober 2015, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Di bioskop sedang tayang film animasi Hotel Transylvania 2 produksi Sony Pictures Animation. Pengisi suara film tersebut adalah bintang-bintang ternama, mulai dari Adam Sandler hingga Selena Gomez.

Jika di film pertama, rilis 2012, kita melihat Mavis--yang dari bangsa vampir--dan Jonathan--seorang manusia--masih pacaran, di sekuelnya ini mereka menikah dan punya anak.

Dari situ cerita bergulir.

Belum lama ini, Liputan6.com dan sedikit wartawan Indonesia lain beserta wartawan dari Singapura, Malaysia, dan Taiwan mendapat kesempatan eksklusif mewawancarai via webchat langsung dengan Selena dan Genndy Tartakovsky, sang sutradara Hotel Transylvania 2.

Berikut petikannya.

Baca juga: EKSKLUSIF Selena Gomez Bicara Soal Jadi Ibu ke Wartawan Indonesia

Adegan film Hotel Transylvania 2. (dok. Sony Pictures)

Seperti apa cerita Hotel Transylvania 2?

Genndy Tartakovsky: Drakula mendapati kalau manusia mulai menerima keberadaan bangsa dedemit. Film dimulai dengan pernikahan Mavis dengan Jonathan. Jadi, ini seperti tahap baru dari hubungan mereka, serta apa yang terjadi setelah pernikahan dan saat mereka punya bayi.

Drakula sangat senang karena belum lahir vampir baru lebih dari 100 tahun terakhir. Saat sang bayi lahir, Drakula merasa cucunya bakal jadi vampir juga. Tentu saja, Mavis bakal menerima meskipun anaknya hanya jadi manusia biasa. Konfliknya dimulai dari situ.

Makhluk halus jenis apa yang paling membuat kalian takut saat kecil?

Selena Gomez: Aku tumbuh melihat film Chucky, jadi saya merasa lebih takut dengan boneka seram. Saya lebih takut dengan boneka dibanding yang lain.

Genndy: Buat saya serigala jejadian atau werewolf, terutama saat saya berumur 13 atau 14, saat bulu-bulu di tubuh saya mulai tumbuh, dan waktu itu saya khawatir, "Mungkin bulu-bulu ini akan terus tumbuh dan saya bakal jadi werewolf." Pubertas terasa menyakitkan buat saya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Selena, bagaimana rasanya bermain sebagai Mavis lagi? Selena: Saya ingat masuk studio dan tak tahu apa yang telah berubah. Saya tak tahu apa artinya buat dia (Mavis) menjadi istri dan seorang ibu--apa itu artinya pembawaannya jadi berbeda? Menurut saya, yang hebat dari karakter Mavis adalah, dia memiliki jiwa muda yang terus menyala, dia juga seorang vampir, jadi umurnya muda terus dan itu bagus. Saya merasa nyaman memainkannya. Dia (Genndy Tartakovsky) mengenal karakter suara saya, dia tahu di saat seperti apa saya harus bersuara lebih atau kapan saya menurunkannya. Yah, ini pengalaman menyenangkan. Rasanya seperti reuni. Bagaimana rasanya bekerja sama lagi dengan Selena? Genndy: Rasanya hebat. Mavis sebetulnya karakter yang susah dimainkan, karena butuh ketulusan dan kejujuran untuk memainkannya. Selena membawa orisinalitas, ia sangat berkualitas, dan itu membuatnya sangat tulus dan membuat orang percaya padanya. Meskipun kami membuat dialog konyol buat dia, Selena tetap menyampaikan dialognya dengan sangat baik dan terdengar tulus. Tahu nggak, dia tak pernah merasa malu tentang identitas Mavis sebenarnya, dan saya rasa itu sangat terlihat (di film).

Halaman
Show All
Ade Irwansyah, Meiristica NurulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan