Beck VS Beyonce, Siapa Pantas Dapat Grammy?

Meski menang, Beck bukan musisi yang diunggulkan. Jika dibandingkan dengan Beyonce, lebih pantas mana?

Diterbitkan 10 Februari 2015, 10:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dampak Budaya

Beyonce menjadi santapan lezat para juru warta. Itu sudah jelas dengan cara dilihatnya jumlah pemberitaan yang sering dipublikasikan, Beyonce jauh di atas angin. Mulai dari hal yang positif seperti sisi feminisme dan eksplorasi seksualitasnya saat berbicara di Flawless, hingga yang negatif yaitu kontroversi pembayaran videoklip yang pernah dikerjakan oleh Terry Richardson.

Meskipun tidak sejauh Beyonce dalam keseriusan penggarapan seperti tidak adanya penyajian videoklip, namun Beck menunjukan ketelitiannya dari setiap komposisi musik yang ia tawarkan dalam album tersebut sehingga jika didengarkan dapat menginspirasi seniman lainnya.

Namun tentu saja, pengawasan dari para penikmat perlu diperhatikan supaya menyajikan sesuatu yang mereka sukai. Itu akan mendongkrak popularitas si musisi itu sendiri. Dan akan menjadi virus dalam budaya kaum muda.

Penjualan

Meskipun kita tidak perlu menilai kuantitas dan kualitas sebagai tolak ukur Grammy Awards, namun patut diketahui bahwa penjualan album milik Beck hanya laku sekitar 300 ribu kopi. Jauh jika dibandingkan oleh Beyonce yang meraih angka 2 juta kopi, di Amerika Serikat saja.

Meski demikian, ini hanyalah sekedar ulasan semata. Dan kita sama-sama tidak mengetahui, apa saja sebenarnya yang menjadi tolak ukur penyelenggara untuk memenangkan salah satu musisi di ajang bergengsi, Grammy Awards tahun ini. Apapun itu, selamat bagi Beck telah memenangkan pertarungan sengit di kategori Album of the Year.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
FX. Richo Pramono, Ferry NoviandiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan