5 Film Terlaris Sepanjang Masa di Tiongkok

Kami menyuguhkan apa saja lima film yang meraih penghasilan paling banyak di tanah Tiongkok.

Diterbitkan 03 Juli 2014, 18:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Tiongkok kini kian dilirik Hollywood untuk meraup uang sebanyak-banyaknya dari film yang mereka buat.

Tiongkok yang berpenduduk 1,3 miliar adalah kekuatan ekonomi terbesar kedua saat ini. Tahun 2013 kemarin, Tiongkok menjadi negara pertama di luar Amerika Utara yang menghasilkan penjualan tiket bioskop melampaui USD 3 miliar. Tahun lalu, penjualan tiket bioskop mencapai angka USD 3,6 miliar atau setara Rp 43 triliun dari Tiongkok.

Tiongkok semula dikenal sebagai negara yang mati-matian melindungi industri perfilmannya. Film Hollywood dibatasi untuk edar di daratan negeri Tirai Bambu itu. Namun, tampaknya, proteksi semacam itu tak terlalu mempan membendung dominasi Hollywood. Sepanjang sejarah perbioskopan di Tiongkok, film yang paling banyak menghasilkan uang ternyata bukan film buatan sineas Tiongkok sendiri, melainkan Hollywood.

Saat ini, Transformers: Age of Extinction sedang mendominasi layar-layar bioskop di seluruh penjuru Tiongkok. Filmnya bahkan telah mencatatkan rekor menghasilkan keuntungan lebih banyak di Tiongkok daripada di AS hanya dalam masa edar lima hari. [baca juga: Transformers 4 Lebih Laku di Tiongkok daripada di AS]

Mengutip artikel yang pernah dibuat laman Hollywood Reporter, kami menyuguhkan apa saja lima film yang meraih penghasilan paling banyak di tanah Tiongkok. Dalam beberapa pekan ke depan, daftar ini akan berubah lantaran `Transformers: Age of Extinction` sepertinya akan meraih gelar film terlaris sepanjang masa di Tiongkok.

Sebelum itu terjadi, mari lihat lima film lain yang sukses besar di Tiongkok.

Avatar

1. Avatar (Sutr. James Cameron, 2010), USD 221,9 juta

Kesuksesan Avatar karya James Cameron di Tiongkok membuka kesadaran banyak sineas Hollywood betapa pentingnya pasar di sana. Sukses besar-besaran film tersebut tak pernah dikira orang sebelumnya. Bahkan oleh pihak berwenang Tiongkok sendiri. Saat filmnya edar di Tiongkok pada minggu pertama Januari 2010, versi 2D filmnya harus ditarik dari peredaran karena pemerintah ingin memberi tempat pada film lokal di bioskop. Filmnya masih boleh edar dalam format 3D. Waktu itu, bioskop 3D tak sebanyak sekarang di Tionglok. Namun tetap saja, kehadiran Avatar adalah salah satu peristiwa terbesar dalam jagad sinema Tiongkok.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

2. Lost in Thailand (Sutr. Xu Zheng, 2012), USD 202,1 juta Film komedi karya sutradara yang semula adalah aktor, Xu Zheng berkisah tentang petualangan kocak tiga pria Tiongkok di Thailand. Filmnya tak sekadar menjadi film berbahasa Mandarin yang paling laris sepanjang masa, tapi juga yang mendatangkan untung lebih banyak (filmnya dibuat dengan bujet USD 4,8 juta). Berkat sukses besar film ini, produser Enlight Media yang membuatnya kini menjadi studio film terbesar kedua di Tiongkok di bawah Huayi Brothers.

Halaman
Show All
Ade Irwansyah, Meiristica NurulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan