Sukses

Sering Dapat Pujian, Lesti D Academy Harus Diberi Tantangan

Liputan6.com, Jakarta Satu-satunya finalis asal pulau Jawa, Lesti D'Academy telah mencapai hal yang luar biasa. Mampu melewati para pesaingnya, Lesti kini masuk ke dalam babak 3 besar Dangdut Academy Indosiar. Finalis asal Cianjur, Jawa Barat, ini kerap kali dibanjiri pujian dari para juri.

Namun pujian-pujian yang kerap ditujukan padanya itu menurut pelatih vokal para kontestan, Joel Kriwil, sangatlah terlalu berlebihan. Karena selain pujian, masih ada tantangan yang juga perlu diberikan kepada siswi sekolah menengah pertama ini. Hal tersebut lantaran akan semakin memacunya untuk jadi lebih baik.

"Dia korban dari keberlebihan para juri dalam memujinya. Dengan dibilang suara emas lah dan sebagainya. Harusnya hal seperti itu hanya sekali saja diucapkan sebagai compliment," ucap Joel Kriwil saat ditemui di Asrama D'Academy, Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu malam (14/5/2014).

"Memang banyak yang bilang dia bagus, tapi kalau diperhatikan dia hanya bagus di lagu lagu ballad, lagu pelan. Mestinya dia harus dikasih tangangan yang berbeda. Harus dikasih lagu beat," tambahnya.

Selain itu, menurut Joel masih banyak referensi lain yang harus Lesti dengar dan pelajari. "Nggak hanya mesti dengerin Rita Sugiarto, nggak hanya mesti dengerin Elvy Sukaesih. Coba dengar juga Trio Macan, coba dengar Jupe juga. Bukan cara bernyanyinya, tapi pelajari dinamikanya. Supaya kelak respon dan refleknya itu jalan semua," tutup Joel Kriwil.