6 Artis yang Dituding Lecehkan Islam

Beberapa di antaranya memang mengelak jika dianggap menghina agama Islam.

Diterbitkan 03 Maret 2014, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jonas Rivanno


Kasus pernikahan Jonas Rivanno dan Asmirandah sempat mengundang perhatian publik.  Pasalnya beberapa saat setelah berlangsung penikahan Jonas melalui media membuat pernyataan yang mengejutkan. Pernyataan itu adalah bahwa ia mengaku tak pernah masuk Islam.

Kontan keluarga Asmiranda yang Muslim kaget. Karena sebelum acara pernikahan berlangsung Jonas Rivanno yang semula beragama Kristen lebih dulu mengucapkan ikrar syahadatain salah satu syarat seseorang masuk Islam.

Prosesi sakral pengucapan syahadatain oleh Jonas Rivanno itu disaksikan oleh keluarga Asmirada dan seorang ustadaz. Acara yang sakral itu juga diabadikan tak hanya dalam bentuk foto tapi juga dengan disyuting video.

Pernyataan Jonas Rivanno bahwa ia tak pernah masuk Islam bukanlah pernyataan yang biasa dan remeh temeh yang hanya dapat dibatalkan dan dicabut dengan menyampaikan permintaan maaf.

Eyang Subur



Ketua Umum Gerakan Reformis Islam (Garis) Cep Hernawan, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya (SPKT PMJ). Kedatangannya hendak melaporkan Eyang Subur dengan tuduhan penistaan agama.
 
"Sikap Eyang merupakan pelanggaran terhadap akidah Islam. Kami minta Eyang meminta maaf kepada umat Islam dan bertobat," ujar Cep kepada wartawan sebelum membuat laporan.

Tak hanya itu, tudingan juga ditujukan Cep kepada para pengecara yang menagani kasus Eyang Subur. "ngapain negebela Eyang Subur. Mending ke Amerika hina islam dapat uang banyak," tudingnya.

Katy Perry


Merilis video klip Dark Horse dengan konsep unik rupanya berbuntut masalah bagi Katy Perry. Bintang pop asal Amerika ini harus menghadapi gelombang protes dari kalangan muslim yang merasa video klip ini telah menghina Islam dan Allah.

Protes ini pun disalurkan lewat sebuah petisi di situs Change.org yang meminta video klip lagu Dark Horse segera dihapus dari YouTube. Hingga berita ini dibuat, telah tercatat 40.000 lebih tanda tangan terbubuh di petisi online ini.

"Video ini dianggap sangat kontroversial bagi para penontonnya setelah menggambarkan penghujatan kepada Tuhan," tertulis di petisi tersebut.

"Di menit 01:15 di dalam video Dark Horse, seorang pria tengah terbakar sambil mengenakan aksesoris bertuliskan 'Allah', yang merupakan kata bahasa Arab yang berarti Tuhan," lanjut isi petisi itu.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan