IHSG Melorot di Awal Perdagangan, 300 Saham Tekan Laju Indeks

Dibuka melemah, IHSG terus terdepresiasi hingga ke level 6.338. Hampir seluruh sektor saham terbakar, dipimpin sektor bahan baku.

Diterbitkan 24 September 2026, 09:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona negatif pada pembukaan perdagangan Kamis (24/9/2026). Hampir seluruh sektor mengalami tekanan pada perdagangan pagi ini.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka turun ke level 6.364,97 dari penutupan perdagangan sebelumnya di angka 6.374,91. Pada pukul 09.02 WIB, IHSG terpantau masih melemah 0,41% ke posisi 6.348,88.

Tekanan berlanjut hingga pukul 09.06 WIB, dengan IHSG terkoreksi 0,55% menjadi 6.338,14. Indeks saham LQ45 juga melemah 0,81% ke level 827. Seluruh indeks saham acuan kompak melemah.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.368,57 dan terendah 6.343,25. Sebanyak 300 saham melemah sehingga menekan IHSG. Sementara itu, 174 saham menguat dan 187 saham stagnan.

Total frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 112.270 kali dengan volume perdagangan mencapai 1,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham tercatat sebesar Rp 645 miliar. Di sisi lain, posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah berada di kisaran Rp 17.853.

Hampir seluruh sektor saham terbakar. Hanya ada dua sektor yang mampu menguat, yakni sektor cyclical yang naik 0,62% dan non-cyclical yang menguat tipis 0,01%.

Sementara itu, sektor yang melemah paling dalam adalah sektor basic (bahan baku) dengan penurunan 0,94%, disusul sektor energi yang melemah 0,66%.

Prediksi IHSG Hari Ini

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Kamis, (24/9/2026). IHSG hari ini akan menguji dahulu posisi 6.208-6.258. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG menguat 1,56% ke 6.374, dan disertai munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu kembali berada di atas moving average (MA) 60 harian.

“Kami memperkirakan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave a dari wave (x), sehingga IHSG akan menguji dahulu rentang area 6.208-6.258,” kata Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana dalam catatannya.

Ia menambahkan, area penguatan terdekat IHSG selanjutnya di posisi 6.387-6.418. Pada hari ini, Herditya memprediksi IHSG berada di level support 6.267,6.108 dan level resistance 6.440,6.535.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan resistance 6.320-6.535.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) - Trading Buy

Saham CUAN menguat 1,05% ke 960 dan masih didominasi volume pembelian yang meningkat. Herditya menuturkan, selama CUAN masih mampu berada di atas 890 sebagai stoplossnya, maka posisi CUAN saat ini berada di awal wave [v] dari wave C.

Trading Buy: 915-935

Target Price: 1.010, 1.085

Stoploss: below 890

 

2.PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) - Buy on Weakness

Saham EMAS menguat 2,63% ke 7.800 dan masih didominasi oleh volume pembelian. “Saat ini, kami memperkirakan posisi EMAS sedang berada di awal wave (A) dari wave [2] pada label hitam,” kata Herditya.

Buy on Weakness: 7.500-7.675

Target Price: 7.950, 8.350

Stoploss: below 7.400

 

3.PT Indika Energy Tbk (INDY) - Trading Buy

Saham INDY menguat 10,04% ke 2.850 dan disertai munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus cluster MA20 dan MA200. “Kami perkirakan, posisi INDY sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B),” kata dia.

Trading Buy: 2.720-2.800

Target Price: 2.910, 2.990

Stoploss: below 2.660

 

4.PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) - Buy on Weakness

Saham VKTR menguat 8,44% ke 835 dan disertai oleh munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA200.

“Posisi VKTR saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave C dari wave (2),” tutur Herditya.

Buy on Weakness: 810-825

Target Price: 865, 900

Stoploss: below 795

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • Pembukaan IHSG
  • Bursa saham