BTPN Syariah Kantongi Laba Rp 319 Miliar, Aset Tumbuh 7%

Pada kuartal pertama 2026, BTPN Syariah memperkuat kapasitas Community Officer agar pendampingan yang diberikan semakin efektif dan responsif.

Diterbitkan 27 April 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank BTPN Syariah Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp 319 miliar, sepanjang kuartal pertama 2026. Dengan raihan aset mencapai Rp 23,2 triliun, tumbuh 7% secara YoY.

Sementara penyaluran pembiayaan mencapai Rp 10,6 triliun, tumbuh 4% secara YoY dengan rasio keuangan yang tetap solid, tercermin dari Return on Asset (RoA) sebesar 7,1% dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 59,2%.

“Momentum kuartal pertama menunjukkan bahwa model pendampingan yang kami terapkan berkontribusi pada kualitas pembiayaan. Kami melihat meningkatnya kepercayaan nasabah serta ketahanan usaha mereka, yang pada akhirnya memperkuat kualitas Bank. Kualitas pembiayaan menjadi penopang utama laba kuartal pertama ini mengalami pertumbuhan. Pada 2026, Bank melanjutkan fokus di tahun sebelumnya, sambil mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah tantangan yang ada,” ujar Direktur BTPN Syariah, Fachmy Achmad di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Kinerja ini ditopang pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan kualitas portofolio. Pencapaian ini mencerminkan efektivitas strategi penguatan pendampingan nasabah yang menjadi fokus utama Bank dalam melayani masyarakat inklusi.

Penyaluran pembiayaan terus diperkuat melalui model pendampingan yang bertujuan meningkatkan kapasitas serta membentuk perilaku unggul nasabah.

Setiap pembiayaan yang disalurkan diikuti dengan pendampingan agar nasabah mampu menerapkan empat perilaku unggul BDKS, yaitu Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu.

Dia menambahkan, pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak dalam memberdayakan masyarakat inklusi agar memiliki perilaku unggul sebagai kunci keberhasilan.

Peran Community Officer

Keberhasilan penyaluran pembiayaan tidak terlepas dari peran Community Officer (CO) sebagai garda terdepan Bank yang hadir langsung di sentra nasabah.

Melalui Pertemuan Rutin Sentra (PRS), CO memberikan pendampingan menggunakan modul yang relevan dengan kondisi usaha ultra mikro. Selain itu, CO berperan sebagai role model dalam penerapan perilaku unggul BDKS sekaligus memperkuat solidaritas antar nasabah di sentra.

Seiring dengan kinerja yang positif, Bank juga terus mengoptimalkan proses internal untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan. Pada kuartal pertama 2026, Bank memperkuat kapasitas Community Officer agar pendampingan yang diberikan semakin efektif dan responsif.

Pengelolaan sentra yang solid menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang. Bank juga menghadirkan program reward untuk mendorong kedisiplinan nasabah dalam mengikuti pertemuan, serta menyiapkan inisiatif diversifikasi produk bagi nasabah yang berkembang melalui layanan yang lebih komprehensif dalam ekosistem BTPN Syariah.