Liputan6.com, Jakarta - PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mencatat kinerja keuangan positif pada 2025. Perseroan membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sepanjang 2025.
Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/3/2026), PT Pakuwon Jati Tbk meraup pendapatan Rp 7,11 triliun pada 2025. Pendapatan perseroan naik 6,6% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 6,67 triliun.
Beban pokok pendapatan naik 9,13% menjadi Rp 3,16 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 2,90 triliun.
Advertisement
Laba kotor naik 4,64% menjadi Rp 3,94 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 3,76 triliun. Perseroan mencatat beban penjualan naik menjadi Rp 358,58 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 305,91 miliar. Beban umum dan administrasi bertambah menjadi Rp 642,08 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 562,31 miliar. Beban keuangan naik menjadi Rp 362,38 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 376 miliar. Perseroan meraup penghasilan bunga naik menjadi Rp 603,33 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 557,59 miliar.
Perseroan juga menekan rugi kurs mata uang menjadi Rp 164,68 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 201,53 miliar. Perseroan meraup laba sebelum pajak Rp 2,81 triliun pada 2025, naik 14,65% dari 2024 sebesar Rp 2,45 triliun.
Perseroan meraup laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 13,08% menjadi Rp 2,34 triliun pada 2025, dari 2024 sebesar Rp 2,07 triliun.
Ekuitas perseroan naik 7,6% menjadi Rp 26,62 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 24,74 triliun. Liabilitas turun 7,39% menjadi Rp 9,84 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 10,62 triliun. Aset perseroan naik 3,09% menjadi Rp 36,46 triliun pada 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 35,37 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 5,18 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 9,15 triliun.
Kinerja hingga September 2025
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3370457/original/019306600_1612680676-Laporan_Keuangan.jpg)
Sebelumnya, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) membukukan kenaikan pendapatan dan laba bersih hingga September 2025.
Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Rabu (29/10/2025), PT Pakuwon Jati Tbk meraup pendapatan Rp 5,11 triliun hingga September 2025, naik 6,9% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 4,78 triliun.
Seiring kenaikan pendapatan itu, perseroan mencatat laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,72 triliun hingga September 2025. Laba itu tumbuh 3,8% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,66 triliun.
Perseroan mencatat beban pokok pendapatan tumbuh 10,15% menjadi Rp 2,27 triliun hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,06 triliun.
Seiring hal itu, laba kotor perseroan tumbuh 4,47% menjadi Rp 2,83 triliun hingga September 2025. Pada periode sama tahun sebelumnya, perseroan meraup laba kotor Rp 2,71 triliun.
Beban penjualan naik menjadi Rp 247,72 miliar hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 196,47 miliar. Beban umum dan administrasi bertambah menjadi Rp 423,52 miliar dari kuartal III 2024 sebesar Rp 413,09 miliar.
Beban keuangan turun menjadi Rp 269,48 miliar hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 281,97 miliar. Perseroan membukukan penghasilan bunga naik menjadi Rp 446,73 miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp 430,86 miliar.
Perseroan mencatat keuntungan instrumen keuangan derivatif sebesar Rp 1,26 miliar hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya rugi Rp 24,67 miliar. Selain itu, perseroan mencatat keuntungan tender offer obligasi sebesar Rp 30,400 miliar hingga kuartal III 2025.
Â
Â
Advertisement
Aset Perseroan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4220932/original/073840600_1668038725-Laporan_Keuangan_5.jpg)
Laba bersih periode berjalan tercatat naik 8,48% menjadi Rp 2,12 triliun hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,95 triliun. Seiring kinerja itu, perseroan membukukan laba per saham naik menjadi Rp 35,85 hingga kuartal III 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 34,52.
Ekuitas perseroan naik menjadi Rp 26,23 triliun hingga September 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 24,74 triliun. Liabilitas turun menjadi Rp 9,83 triliun hingga September 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 10,62 triliun.
Aset perseroan naik menjadi Rp 36,07 triliun hingga September 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 35,37 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas turun menjadi Rp 7,01 triliun hingga September 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 9,15 triliun.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497973/original/089166700_1770695732-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-10T105228.255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4220931/original/010439400_1668038510-Laba_Rugi_3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294309/original/057015000_1783829242-ar13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294301/original/036531900_1783829241-ar5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294167/original/059057200_1783819062-ing5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290291/original/064791600_1783449810-me5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294138/original/059237800_1783813068-000_B9XJ6UC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294135/original/020195900_1783811688-000_B9XJ6UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294142/original/044493100_1783813777-000_B9XJ4PC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4274409/original/021986200_1672159993-8f557a33-f781-40cd-8613-36073eb01c65.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487883/original/066756000_1769682062-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4216934/original/094233100_1667793288-Wall-Street-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267162/original/045706800_1602658744-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)