Liputan6.com, Jakarta - Salah satu pemegang saham PT Voksel Electric Tbk (VOKS) yakni Hengtong Optic-Electric International Co Limited melepas sejumlah saham VOKS. Langkah ini dilakukan untuk pemenuhan kewajiban pengalihan kembali saham kepada masyarakat.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis, (26/3/2026), PT Voksel Electric Tbk menjual 203.500.000 saham VOKS dengan harga Rp 194 per saham pada 12 Maret 2026. Dengan demikian, nilai penjualan saham itu sekitar Rp 39,47 miliar.
“Tujuan transaksi pemenuhan kewajiban pengalihan kembali saham kepada masyarakat. Status kepemilikan tidak langsung dan nama pemilik langsung Cui Wei,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Advertisement
Setelah transaksi Hengtong Optic-Electric International Co Limited mengenggam 79,85% saham VOKS atau setara 3.318.420.320 saham VOKS. Sebelumnya, Hentong memiliki 84,75% saham VOKS atau setara 3.521.920.320.
Pada penutupan perdagangan saham Rabu, 25 Maret 2026, harga saham VOKS naik 4,79% ke posisi Rp 197 per saham. Harga saham VOKS berada di level tertinggi Rp 198 dan level terendah Rp 192 per saham. Kapitalisasi pasar saham VOKS sebesar Rp 818,65 miliar.
Penutupan IHSG
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham Rabu, 25 Maret 2926 usai libur panjang Nyepi dan Lebaran 2026. IHSG hari ini berhasil ditutup di posisi 7.300.
Mengutip data RTI, IHSG melonjak 2,75% ke posisi 7.302,12. Indeks saham LQ45 bertambah 3,33% ke posisi 746,45. Seluruh indeks saham acuan menghijau.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, IHSG menguat didorong oleh sektor energi. Ia menuturkan, hal itu berhubungan dengan kondisi konflik Timur Tengah yang diberitakan akan ada negosiasi antara Iran dengan AS, serta jalur supply energi yang dibuka untuk beberapa negara meskipun masih dalam pengawasan Iran.
"Ditambah dengan adanya penguatan nilai tukar Rupiah terhadap USD dan juga market Asia yang juga mencatatkan penguatan,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.
Sektor Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020527/original/046868200_1578913888-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-2.jpg)
Usai libur panjang Nyepi dan Lebaran ini, IHSG kembali sentuh level tertinggi 7.302,12 dan level terendah 7.057,22. Sebanyak 574 saham menguat sehingga angkat IHSG. 148 saham melemah dan 101 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 2.130.471 kali dengan volume perdagangan saham 38,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 25,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.872.
Di pasar negosiasi, transaksi harian saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencapai Rp 3,3 triliun. Harga saham DSSA naik 3,09% ke posisi Rp 63.350 per saham dengan transaksi sebanyak dua kali. Harga saham DSSA berada di level tertinggi Rp 63.350 dan level terendah Rp 60.000 per saham. Adapun volume perdagangan saham tercatat 550.001 saham.
Dari 11 sektor saham, dua sektor saham melemah. Sektor saham basic turun 0,17% dan sektor saham kesehatan terpangkas 0,12%.
Sementara itu, sektor saham energi naik 5,15%, sektor saham industri melonjak 5,98%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham consumer nonsiklikal mendaki 2,31%, sektor saham consumer siklikal bertambah 3,84%, sektor saham keuangan menanjak 0,71%. Selain itu, sektor saham properti menanjak 0,92%, sektor saham teknologi melompat 1,33%, sektor saham infrastruktur melonjak 3,45% dan sektor saham transportasi meroket 3,3%.
Advertisement
Gerak Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125338/original/089768900_1738928255-20250207-IHSG-ANG_1.jpg)
Pada perdagangan saham Rabu pekan ini, saham PACK melonjak 10% menjadi Rp 187 per saham. Harga saham PACK dibuka stagnan di posisi Rp 170 per saham. Saham PACK berada di level tertinggi Rp 187 dan level terendah Rp 165 per saham.
Saham DSSA meroket 3,09% ke posisi Rp 63.350 per saham. Harga saham DSSA dibuka stagnan di posisi Rp 61.450 per saham. Saham DSSA berada di level tertinggi Rp 65.025 dan level terendah Rp 58.525 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 5.736 kali dengan volume perdagangan saham 586.907 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 3,5 triliun.
Harga saham BBCA ditutup mendaki 1,85% ke posisi Rp 6.900 per saham. Saham BBCA dibuka turun 100 poin ke posisi Rp 6.675 per saham. Harga saham BBCA berada di level tertinggi Rp 6.925 dan level terendah Rp 6.675 per saham. Total frekuensi perdagangan 54.241 kali dengan volume perdagangan saham 3.237.751 saham. Nilai transaksi harian Rp 2,2 triliun.
Harga saham ACES ditutup turun 1,05% ke posisi Rp 378 per saham. Saham ACES dibuka stagnan di posisi Rp 382 per saham. Harga saham ACES berada di level tertinggi Rp 382 dan terendah Rp 376 per saham. Total frekuensi perdagangan 6.587 kali dengan volume perdagangan saham 588.774 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 22,3 miliar.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520488/original/002175600_1782447973-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T112427.080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264147/original/086220300_1782096373-063_2282523599.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/916085/original/009668100_1435788780-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261449/original/024360400_1781704034-000_B7CB6XN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530300/original/023508000_1782462492-AP26175847717345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528304/original/000911800_1782459714-AP26177049351866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448078/original/040755400_1765983961-Barcelona-Pau-Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524143/original/085744300_1782453577-Yuto_Nagatomo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008991/original/022280300_1577703437-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524871/original/011814200_1782454663-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_13.06.41__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487884/original/021638500_1769682066-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267165/original/042073600_1602658746-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8522322/original/032290200_1782450708-IMG-20260626-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008995/original/016151200_1577703440-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)