Liputan6.com, Jakarta - Harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) bergerak melemah pada perdagangan saham sesi pertama, Senin, (16/3/2026). Koreksi saham BMRI terjadi di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tertekan.
Mengutip data RTI, harga saham BMRI merosot 0,63% ke posisi Rp 4.720 per saham. Harga saham BMRI dibuka turun 20 poin ke posisi Rp 4.730 per saham. Saham BMRI berada di level tertinggi Rp 4.740 dan level terendah Rp 4.630 per saham. Total frekuensi perdagangan 22.741 kali dengan volume perdagangan saham 875.116 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 410,3 miliar.
Sementara itu, IHSG ditutup susut 1,37% ke 7.039,40 pada sesi pertama perdagangan saham Senin siang pekan ini. Indeks saham LQ45 terpangkas 1,57% ke posisi 716,92. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.
Advertisement
Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 7.120,18 dan level terendah 6.917,32. Sebanyak 537 saham memerah sehingga bebani IHSG. 166 saham menguat dan 116 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.036.901 kali dengan volume perdagangan saham 18,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,2 triliun. Di sisi lain, posisi dolar Amerika Serikat perkasa terhadap rupiah di kisaran 16.993.
Dari 11 sektor saham, tiga sektor saham menghijau. Sektor saham industri naik 0,31%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham consumer siklikal menguat 0,09% dan sektor saham kesehatan bertambah 0,01%.
Sementara itu, sektor saham energi melemah 1,75%, sektor saham basic terpangkas 2,02%, sektor saham consumer nonsiklikal susut 0,73%. Lalu sektor saham keuangan terpangkas 0,58%, sektor saham properti merosot 2,11%, sektor saham teknologi turun 0,80%. Selanjutnya sektor saham infrastruktur terpangkas 0,55% dan sektor saham transportasi merosot 1,12%.
Investasi, Direktur Bank Mandiri Beli 155 Ribu Saham BMRI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2216035/original/023260300_1526473912-20180516-IHSG-1.jpg)
Sebelumnya, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyampaikan mengenai laporan kepemilikan saham perseroan. Direktur Bank Mandiri Timothy Utama menambah kepemilikan saham BMRI. Pembelian saham BMRI itu untuk investasi.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu, (18/1/2026), Direktur Bank Mandiri Timothy Utama membeli 155.000 saham BMRI dengan harga Rp 4.800 saham pada 9 Januari 2026. Nilai transaksi pembelian saham BMRI senilai Rp 744 juta.
“Tujuan transaksi investasi, status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Setelah transaksi pembelian saham BMRI, Timothy Utama mengenggam 10,489 juta saham BMRI atau setara 0,0112%. Sebelumnya, Timothy Utama memiliki 10,33 juta saham BMRI atau setara 0,0111%.
Pada penutupan perdagangan saham Kamis, 15 Januari 2026, harga saham BMRI ditutup menguat 3,1% ke posisi Rp 4.990 per saham. Harga saham BMRI dibuka stagnan di posisi Rp 4.840 per saham. Saham BMRI berada di level tertinggi Rp 5.075 dan level terendah Rp 4.830 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 38.046 kali dengan volume perdagangan saham 2.463.360 saham. Nilai transaksi Rp 1,2 triliun. Kapitalisasi pasar saham BMRI tercatat Rp 465,7 triliun.
Berdasarkan data Google Finance, harga saham BMRI naik 3,53% dalam lima hari terakhir.
Advertisement
Tebar Dividen Interim
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
Sebelumnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menegaskan komitmennya untuk terus memberikan nilai tambah kepada pemegang saham dengan merencanakan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025. Rencana aksi korporasi tersebut telah diumumkan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 19 Desember 2025, dengan jadwal pembayaran dividen pada 14 Januari 2026.
Langkah ini menunjukkan keyakinan manajemen terhadap kekuatan fundamental serta prospek bisnis Bank Mandiri yang tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menyampaikan bahwa rencana pembagian dividen interim didukung oleh kinerja keuangan perseroan yang solid hingga akhir November 2025, seiring terjaganya kondisi permodalan dan likuiditas di tengah tantangan ekonomi.
Dividen interim tersebut direncanakan sebesar Rp 100 per saham dan akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) sesuai tanggal pencatatan yang ditetapkan.
Total nilai dividen mencapai Rp 9,3 triliun dan masih bersifat indikatif hingga menunggu penyesuaian data final saat realisasi pembayaran.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299565/original/093541200_1784264989-cek_fakta_magang_nasional_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322150/original/091705800_1786518970-HOAX__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499207/original/032366000_1770779753-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-11T101208.314.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4803092/original/030201300_1713254944-20240416-Pembukaan_Bursa_Saham-ANG_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3146516/original/009220300_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2408411/original/021376800_1542192171-Pasar-saham-Indonesia1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4932953/original/033453800_1725078422-ITM_Pic_-_Hauling_Road.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4803092/original/030201300_1713254944-20240416-Pembukaan_Bursa_Saham-ANG_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3074969/original/000785700_1584006689-20200312-Wall-Street-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3146516/original/009220300_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2408411/original/021376800_1542192171-Pasar-saham-Indonesia1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046086/original/019208800_1581323845-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4430078/original/001769200_1684234092-Hari_ini_IHSG_ditutup_melemah-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5225850/original/059281600_1747719402-Intel.jpeg)