Liputan6.com, Jakarta - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) mengumumkan rencana penambahan modal melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) II dengan nilai penyetoran mencapai Rp 5,66 triliun.
Penambahan modal ini dilakukan secara non-tunai (inbreng) berupa aset lahan milik PT Angkasa Pura Indonesia (API) seluas 972.123 meter persegi di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/10/2025), melalui aksi korporasi ini, API akan menyetorkan aset tersebut sebagai setoran modal kepada GMFI dan memperoleh sebanyak-banyaknya 113,29 miliar saham.
Advertisement
Aksi inbreng ini menjadi bagian dari restrukturisasi grup Garuda Indonesia (GIAA) yang diarahkan oleh pemerintah untuk memperkuat struktur permodalan dan memperbaiki kinerja keuangan anak usaha Garuda Indonesia itu.
GMFI menyatakan, langkah ini akan memperbaiki posisi ekuitas perseroan yang sebelumnya tercatat defisit sebesar USD 248,99 juta menjadi positif sekitar USD 102,86 juta setelah pelaksanaan inbreng. Selain itu, beban sewa lahan yang selama ini dibayarkan GMFI kepada API juga akan berkurang, sehingga menekan beban operasional perusahaan.
Transaksi Afiliasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1002787/original/041881400_1443426973-hanggar-5.jpg)
GMFI akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 124,27 miliar saham Seri B bernilai nominal Rp 25 per saham. Selain penyetoran non-tunai dari API, dana hasil HMETD dari publik akan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan operasional, termasuk pengadaan bahan baku dan suku cadang pesawat.
Aksi penambahan modal ini dikategorikan sebagai transaksi material sekaligus transaksi afiliasi sesuai dengan ketentuan POJK No. 17/2020 dan POJK No. 42/2020, mengingat kedua entitas merupakan bagian dari grup Garuda Indonesia.
Advertisement
Sejarah Singkat GMF AeroAsia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1002549/original/004814600_1443417108-FOTO_LIPUTAN6.jpg)
Pada tahun 1949, GMF AeroAsia memulai perjalanannya sebagai salah satu Divisi Teknis Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia di bandara Kemayoran dan Halim Perdanakusuma di Jakarta, Indonesia.
Pada tahun 1984, GMF AeroAsia memindahkan lokasinya ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan mengganti namanya menjadi Divisi Maintenance & Engineering (M&E) hingga akhirnya berkembang menjadi unit bisnis independen.
Akhirnya pada tahun 2002, SBU-GMF resmi menjadi entitas terpisah sebagai perusahaan spin off dari Garuda Indonesia dengan nama PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia.
Pada 2017, perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham “GMFI” dan nama PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782154/original/031089800_1782878025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-01T104708.110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493673/original/005478800_1770263148-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-05T103223.078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1002926/original/086497500_1443433409-hanggar-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1002980/original/003988100_1443434490-hanggar-8.jpg)