Axiata Lepas 136,20 Juta Saham LINK, Segini Nilainya

Axiata Investments Sdn Bhd melepas 136.203.259 saham LINK dengan harga Rp 3.060 per saham pada 26 Agustus 2025.

Diterbitkan 31 Agustus 2025, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemegang saham PT Link Net Tbk (LINK) yakni Axiata Investments Sdn Bhd melepas sejumlah saham LINK pada 26 Agustus 2025.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (31/8/2025), Axiata Investments Sdn Bhd melepas 136.203.259 saham LINK dengan harga Rp 3.060 per saham pada 26 Agustus 2025. Jumlah saham yang dilepas Axiata itu setara 4,76% saham LINK. Dengan demikian, Perseroan meraup dana Rp 413,7 miliar dari penjualan saham LINK.

"Tujuan transaksi divestasi saham, status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip.

Setelah transaksi, Axiata memiliki 2.023.087.504 saham LINK atau setara 70,66%. Sebelumnya Axiata genggam 2.159.290.763 atau 75,42% saham LINK.

Sebelumnya, PT XL Axiata Tbk (EXCL) menyelesaikan pengambilalihan atau akuisisi saham PT Link Net Tbk (LINK) pada Rabu, 22 Juni 2022.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), XL membeli 550.316.196 saham atau setara 20 persen kepemilikan non kendali di Link Net dengan harga Rp 4.800 per saham.

Pembelian saham itu dari Asia Link Dewa Pte Ltd. Nilai transaksi pembelian saham itu sekitar Rp 2,6 triliun.Adapun status kepemilikan saham langsung.Ia menyebutkan, perseroan telah menyelesaikan transaksi pada 22 Juni 2022.

"Tujuan dari transaksi investasi demi memberikan nilai positif bagi seluruh pemegang saham, manajemen, dan karyawan juga memberi manfaat terhadap industri telekomunikasi di Indonesia secara lebih luas,” tulis Sekretaris Perusahaan PT XL Axiata Tbk, Ranty Astari Rachman.

 

Pemegang Saham LINK

Sementara itu, dalam keterbukaan informasi Link Net menyebutkan First Media (FM) telah menyelesaikan penjualan dan pengalihan atas seluruh kepemilikan saham First Media dalam Link Net sejumlah 798.969.286 saham yang wakili 29,04 persen dari seluruh saham perseroan di luar saham treasury kepada Axiata Investment (Indonesia) Sdn Bhd dan XL.

Seiring transaksi itu, Asia Link Dewa Pte Ltd (ALD) juga menjual dan mengalihkan atas seluruh kepemilikan ALD di perseroan sejumlah 1.017.766.198 saham yang mewakiliki 36,99 persen dari seluruh saham perseroan di luar saham treasury kepada AII dan XL.

"Seluruh saham yang dialihkan oleh First Media dan Asia Link Dewa kepada AII dan XL tersebut berjumlah 1.816.735.484 saham yang mewakilii 66,03 persen dari seluruh saham Link Net di luar saham treasury,” tulis Sekretaris Perusahaan PT Link Net Tbk, Johannes.

Dengan demikian, pemegang saham Link Net antara lain Axiata Invesments (Indonesia) sebesar 46,03 persen, PT XL Axiata Tbk sebesar 20 persen, dan masyarakat 33,97 persen.

 

Axiata Tender Offer 33,97 Persen Saham Link Net

Sebelumnya, Axiata Group Berhad (Axiata) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) resmi akuisisi bersama atas 66,03 persen saham PT Link Net Tbk (LINK) senilai RM 2,63 miliar atau sekitar Rp 8,7 triliiun. Kemudian, setelah akuisisi tersebut grup Axiata akan melakukan penawaran tender wajib (tender offer) untuk membeli 33,97 persen saham LINK yang tersisa di publik.

Axiata Investments (Indonesia) Sdn Bhd (AII), anak usaha yang tidak langsung dimiliki Axiata dan XL Axiata memegang masing-masing 46,03 persen dan 20 persen setelah akuisisi dari gabungan keseluruhan saham Link Net sebesar 66,03 persen. Sebelumnya saham Link Net dimiliki oleh Asia Link Dewa Pte Ltd dan PT First Media Tbk.

Total kepemilikan Axiata atas saham Link Net melalui AII dan XL Axiata setelah selesai akuisisi sebesar 58, 33 persen. ALL akan wajib melakukan penawaran tender wajib membeli 33,97 persen saham Link Net yang tersisa sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia (rencana MTO).

 

Penyelesaian Akuisisi

Perseroan menyatakan detil mengenai rencana MTO akan diumumkan pada waktunya. Rencana MTO diharapkan selesai pada kuartal III 2022.

"Penyelesaian akuisisi Link Net menandai tonggak penting perjalanan operasional Axiata di regional. Dengan kehadiran Link Net menjadi keluarga Axiata, akan memperkuat posisi kami sebagai Juara Digital di tingkat Regional dalam menyediakan layanan-layanan telekomunikasi konvergensi, selaras dengan spirit kami untuk ‘Memajukan Asia’,” kata Joint Acting Group CEOs, Axiata Dr Hans Wijayasuriya dan Vivek Sood dalam keterangan resminya, ditulis Kamis (23/6/2022).

Sementara itu, dengan akuisisi ini, Link Net dan XL Axiata akan berada di posisi yang tepat untuk memanfaatkan sinergi melalui kombinasi posisi bersama di dalam penyediaan layanan komunikasi tanpa kabel (wireless) dan layanan-layanan komunikasi lainnya, berbagi jaringan tulang punggung (backbone) dan transmisi, serta hubungan yang luas antara kedua pelanggan di Indonesia.