Saham Asia-Pasifik Rabu Pagi Dibuka ke Zona Merah, Perang Iran Israel Jadi Sentimen

Pasar saham Asia-Pasifik melemah pada hari Rabu, seiring meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran yang membebani sentimen investor.

Diperbarui 18 Juni 2025, 08:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pasar saham Asia-Pasifik melemah pada hari Rabu, seiring meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran yang membebani sentimen investor.

Menambah ketegangan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan tengah mempertimbangkan serangan militer terhadap Iran, sekaligus menuntut pemimpin negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei, untuk “menyerah,” menurut pejabat AS saat ini dan mantan pejabat kepada NBC News.

Trump, melalui unggahan di platform Truth Social, menuntut “PENYERAHAN TANPA SYARAT!” dari pihak Iran.

“Pernyataan Presiden Trump telah memicu spekulasi bahwa AS akan lebih terlibat dalam konflik antara Iran dan Israel yang meningkat drastis lima hari terakhir,” tulis analis ANZ dalam sebuah catatan.

Bursa Asia Melemah, Ekspor Jepang Menurun

Dikutip dari CNBC, Rabu (18/6/2025), indeks acuan Nikkei 225 Jepang turun 0,15%, sementara Topix merosot 0,18%. Di Korea Selatan, Kospi melemah 0,44% dan indeks berkapitalisasi kecil Kosdaq turun 0,15%.

Ekspor Jepang pada bulan Mei turun 1,7% dibandingkan tahun sebelumnya, lebih baik dari perkiraan penurunan 3,8% menurut survei Reuters.

Data ini dirilis sehari setelah Bank of Japan menyampaikan dalam pernyataan kebijakan moneternya bahwa pertumbuhan ekonomi Jepang kemungkinan akan “melambat” akibat faktor-faktor seperti perdagangan, yang berdampak pada pelemahan ekonomi luar negeri dan penurunan laba perusahaan domestik.

Sementara itu, indeks saham S&P/ASX 200 Australia juga mencatatkan penurunan sebesar 0,1%.

 

Pasar Global Bersiap Hadapi Keputusan Suku Bunga The Fed

Futures untuk indeks Hang Seng Hong Kong terakhir diperdagangkan di level 23.813, mengindikasikan pembukaan pasar yang lebih lemah dibandingkan penutupan terakhir di angka 23.980,30.

Futures saham AS juga mengalami penurunan tipis karena para pelaku pasar bersiap menghadapi keputusan suku bunga dari Federal Reserve yang dijadwalkan pada Rabu sore waktu setempat.

Di Wall Street semalam, ketiga indeks utama ditutup melemah. Dow Jones Industrial Average turun 299,29 poin atau 0,70% menjadi 42.215,80. S&P 500 kehilangan 0,84% dan berakhir di 5.982,72, sementara Nasdaq Composite merosot 0,91% ke posisi 19.521,09.