Sukses

Kekayaan Melonjak, Dirut Bayan Resources Low Tuck Kwong Masuk Tiga Besar Jajaran Orang Terkaya Indonesia

Liputan6.com, Jakarta -- Nilai kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia meningkat pada 2022. Hal ini seiring kenaikan harga saham.

Mengutif Forbes, Kamis (8/12/2022), indeks acuan saham naik 8 persen saat Forbes mengukur kekayaan orang terkaya Indonesia. Kenaikan indeks acuan saham mengangkat kekayaan 50 orang terkaya Indonesia dari USD 162 miliar pada tahun lalu menjadi USD 180 miliar.

Sebanyak 22 taipan mencatat kenaikan kekayaan bersih pada 2022 termasuk tiga besar. R Budi dan Michael Hartono bersaudara masih bertahan di posisi nomor satu dengan nilai kekayaan USD 47,7 miliar. Kekayaan Hartono bersaudara tersebut naik USD 5,1 miliar dari tahun lalu. Hal ini didukung dari penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) Global Digital Niaga, induk raksasa e-commerce Blibli yang raup dana IPO Rp 8 triliun atau sekitar USD 510 juta. IPO Blibli menjadi IPO terbesar kedua di Indonesia pada 2022.

Di sisi lain, harga batu bara lebih tinggi di tengah krisis energi global yang mendorong Low Tuck Kwong ke posisi kedua dari 50 jajaran orang terkaya di Indonesia. Lonjakan kekayaan Direktur Utama Bayan Resources ini hampir lima kali lipat menjadi USD 12,1 miliar.

Saham Bayan Resources (BYAN), penambang batu bara terbesar keempat di Indonesia yang melonjak membuat Low Tuck Kwong menjadi pemenang terbesar pada 2022 dalam persentase dan dolar AS.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), per 7 Desember 2022, kapitalisasi pasar saham BYAN mencapai Rp 508 triliun dan tercatat sebagai kapitalisasi pasar terbesar ketiga di BEI. Kapitalisasi pasar saham BYAN di atas PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) masing-masing Rp 479 triliun dan Rp 365 triliun.

Pada 2021, Low Tuck Kwong berada di posisi 18 dari 50 jajaran orang terkaya di Indonesia. Saat itu, kekayaan Low Tuck Kwong USD 2,55 miliar.

Posisi tiga, keluarga Widjaja dari konglomerat grup Sinar Mas. Posisi keluarga Widjaja turun ke posisi tiga dari 50 deretan orang terkaya Indonesia. Namun, pemulihan bisnis kertas grup Sinar Mas membantu dongkrak kekayaan keluarga Widjaja sebesar USD 1,1 miliar menjadi USD 10,8 miliar.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Harta Gabungan 50 Orang Terkaya di Indonesia Melesat Bertambah jadi Rp 2,8 Kuadriliun

Sebelumnya, mengutip Kanal Bisnis Liputan6.com, majalah ekonomi asal Amerika Serikat, Forbes baru saja mengungkapkan kenaikan kekayaan dari 50 orang terkaya di Indonesia.

Dilansir dari laman Forbes, Kamis (8/12/2022) kekayaan gabungan dari 50 orang terkaya di Indonesia 2022 kini mencapai USD 180 miliar atau Rp 2,8 kuadriliun. Angka itu menandai kenaikan dari USD 162 miliar (2,5 kuadriliun) tahun lalu.

Sebanyak 22 taipan Indonesia melihat peningkatan kekayaan bersih mereka tahun ini, termasuk tiga besar.

Dua bersaudara R. Budi dan Michael Hartono berada di peringkat teratas orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan bersih senilai USD 47,7 miliar (Rp 745,2 triliun), naik USD 5,1 miliar dari tahun lalu.

Kenaikan itu sebagian karena Global Digital Niaga milik mereka yang IPO pada November 2022, induk dari raksasa e-commerce Blibli, yang mengumpulkan Rp 8 triliun dalam IPO terbesar kedua di Indonesia tahun ini.

Tingginya harga batu bara di tengah krisis energi global juga mendorong Low Tuck Kwong ke posisi kedua dengan lonjakan kekayaannya hampir lima kali lipat menjadi USD 12,1 miliar (Rp 189 triliun).

Sementara itu, keluarga Widjaja dari konglomerat Sinar Mas merosot ke urutan ke-3 prang terkaya di Indonesia, tetapi pemulihan bisnis kertas perusahaan itu membantu meningkatkan kekayaan mereka sebesar USD 1,1 miliar menjadi USD 10,8 miliar (Rp 168,7 triliun).

Djoko Susanto kini berada di urutan keempat, didukung oleh ekspansi jaringan minimarket Alfamart.

Setelah melipatgandakan kekayaannya menjadi USD 4,1 miliar (Rp 64 triliun), Susanto masuk dalam 10 besar orang terkaya Indonesia untuk pertama kalinya.

 

3 dari 4 halaman

3 Miliarder Batu Bara Masuk Daftar Orang Terkaya di Indonesia

Sementara itu, miliarder sekaligus mantan perbankan Jerry Ng, melihat kekayaan bersihnya turun paling banyak dalam persentase (63 persen) dan dolar (USD 2 miliar).

Saham Bank Jago miliknya jatuh karena investor menganggap pemberi pinjaman dinilai terlalu tinggi.

Kemudian ada pengusaha tembakau Susilo Wonowidjojo, yang kekayaannya naik menjadi USD 3,5 miliar didorong oleh cukai rokok yang naik.

Forbes mencatat, ada tiga miliarder baru dari industri batu bara yang masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia.

Mereka adalah Dewi Kam, yang 10 persen sahamnya di Bayan Resources, dan Ghan Djoe Hiang, pemilik Baramulti Group yang didirikan oleh mendiang suaminya Athanasius Tossin Suharya; dan Eddy Sugianto, yang memperkenalkan perusahaan tambang batu bara Prima Andalan Mandiri pada tahun 2021.

IPO pemasok produk susu dan makanan olahan Cisarua Mountain Dairy tahun lalu, atau yang dikenal sebagai Cimory, mengamankan posisi debut Bambang Sutantio dengan USD 1,85 miliar.

4 dari 4 halaman

Belanja Modal hingga September 2022

Sebelumnya, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) merealisasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) USD 166,2 juta atau sekitar Rp 2,56 triliun (asumsi kurs Rp 15.450 per dolar AS) hingga September 2022.

PT Bayan Resources Tbk menganggarkan belanja modal USD 218,1 juta atau sekitar Rp 3,3 triliun pada 2022.

Sekretaris Perusahaan PT Bayan Resources Tbk, Jenny Quantero menuturkan, realisasi belanja modal baru USD 166,2 juta seiring keterlambatan pembangunan infrastruktur tambang. “Budget belanja modal USD 218,1 juta, realisasi USD 166,2 juta. Hal ini disebabkan keterlambatan pembangunan infrastruktur tambang,” ujar dia saat paparan publik Bayan Resources, Senin (5/12/2022).

Sementara itu, Direktur PT Bayan Resources Tbk Russell John Neil menuturkan, belanja modal perseroan pada 2022 untuk pembangunan jalan angkutan baru di Muara Baru sekitar 100 KM dan peningkatan kapasitas. Sedangkan belanja modal 2023, Russell menuturkan, pihaknya masih sedang proses anggaran 2023.

Adapun pada 2022, pedoman perseroan untuk belanja modal USD 220 juta-USD 250 juta. Pendapatan USD 3,2 miliar-USD 3,4 miliar. Sedangkan volume produksi batu bara 37 juta MT-39 juta MT dan volume penjualan batu bara 37 juta MT-39 juta MT.Rata-rata biaya tunai USD 33-USD 36 per MT. Untuk harga jual rata-rata USD 85-USD 90 MT. Rasio pengupasan tanah 4,1-4,3 berbanding 1.

Hingga akhir kuartal III 2022, perseroan mencatat produksi batu bara mencapai 27,8 juta MT. Produksi batu bara perseroan meningkat dari periode sama tahun sebelumnya USD 27,3 juta MT.

Sementara itu, volume penjualan batu bara hingga akhir September 2022 sebesar 28 juta MT. Volume penjualan batu bara perseroan turun 4,6 persen dari periode sama tahun sebelumnya 29,3 juta MT.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS