Sukses

Proyek Rusunami Royalindo DP Nol Rupiah Masuk Tahap Topping Off

Liputan6.com, Jakarta - Proyek Tower A Rusunami Nuasan Cilangkap dengan DP 0 Rupiah oleh Perusahaan Pengembang properti, PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) sudah memasuki tahap topping off pada Rabu, 26 Januari 2022.

Acara Topping Off proyek Rusunami Cilangkap tersebut  dihadiri langsung oleh jajaran Direksi Totalindo dan jajaran Direksi Perusahaan Daerah (PD)  Pembangunan Sarana Jaya.

Hal tersebut disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Kamis (27/1/2022).

Direktur Totalindo, Donald Sihombing mengatakan pelaksanaan topping Off ini menunjukkan bahwa pengerjaan struktur utama telah rampung dan memasuki tahap finishing. Proyek ini telah sesuai dengan target yang telah direncanakan Totalindo. Surat perjanjian perintah kerja proyek ini akan menyelenggarakan serah terima pada pertengahan 2022.

“Kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya acara Topping Off hari ini dengan meriah  dan lancar," kata dia.

Donald mengatakan, Totalindo selalu mengerahkan seluruh kemampuannya dalam pengerjaan setiap proyek yang dipercayakan kepada perseroan dengan mengedepankan safety dan on schedule.

Penyelenggaraan  Topping Off sebagai pembuka pada awal tahun ini menjadi semangat baru dan pembuktian perseroan dalam pengerjaan proyek dengan baik.

ProyekTower A Rusunami DP 0 Rupiah Nuansa Cilangkap Proyek ini adalah proyek Pemerintah melalui PD Pembangunan Sarana Jaya yang telah dimulai sejak penandatanganan kontrak dengan Totalindo pada 9 Desember 2019 dan perencanaan serah terima pada 29 Juli  2022 dengan total nilai kontrak sebesar Rp253,8 miliar.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Totalindo Bidik Pendapatan Rp 750 Miliar pada 2022

Sebelumnya, perusahaan jasa konstruksi, PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) menargetkan bisa membukukan pendapatan sebesar Rp 750 miliar pada 2022.

Hal tersebut diungkapkan managemen Totalindo melalui materi paparan publik yang disampaikan kepada regulator, PT Bursa Efek Indonesia (Bursa/BEI), Senin, 20 Desember 2021.

Untuk bisa mewujudkan perolehan pendapatan tersebut, Totalindo Eka Persada menargetkan kinerja operasionalnya juga bisa tumbuh. Sehingga perseroan menargetkan total kontrak baru pada 2022 sebesar Rp 1,75 triliun.

Target kontrak baru pada 2022 tersebut meningkat sebesar Rp 250 miliar atau 16,67 persen dari target kontrak baru Totalindo pada 2021.

Hingga akhir September 2021, Totalindo membukukan pendapatan sebesar Rp 450,18 miliar, melonjak sebesar 160,04 persen dibanding pendapatan Totalindo di periode yang sama di tahun 2020.

Sementara laba tahun berjalan Totalindo hingga akhir September 2021 tercatat sebesar Rp 718,08 juta, lebih baik dibanding periode sama tahun lalu, perseroan mencatatkan rugi sebesar Rp 68,38 miliar.

Per 16 Desember 2021, perseroan menyatakan telah memperoleh kontrak baru sebesar Rp 303,44 miliar. Jika ditambahkan dengan kontrak carry over tahun sebelumnya Rp 1,18 triliun, niai total order book Totalindo mencapai sebesar Rp 1,49 triliun.

Total aset Totalindo tercatat sebesar Rp 2,33 triliun, dengan total ekuitasnya mencapai sebesar Rp 846,43 miliar.