Sukses

Top 3: Jurus Raditya Dika Kelola Investasi Sebelum Pensiun

Liputan6.com, Jakarta - Investasi di pasar modal saat ini tengah digandrungi oleh generasi muda. Terbukti dari jumlah investor dengan usia di bawah 30 tahun yang mendominasi total investor di pasar modal di atas 50 persen.

Namun demikian, tak sedikit investor rela terjun ke pasar modal demi cuan melimpah dalam jangka waktu relatif pendek.

Padahal idealnya investasi di pasar modal dilakukan dalam jangka waktu yang panjang, mengingat volatilitasnya yang cukup tinggi. Perlu juga diingat imbal hasil dari investasi berbanding lurus dengan risiko.

Artikel Jurus Raditya Dika Kelola Investasi Sebelum Pensiun menyita perhatian pembaca di saham. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut tiga artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Minggu (17/10/2021):

1.Jurus Raditya Dika Kelola Investasi Sebelum Pensiun

Investasi di pasar modal saat ini tengah digandrungi oleh generasi muda. Terbukti dari jumlah investor dengan usia di bawah 30 tahun yang mendominasi total investor di pasar modal di atas 50 persen.

Namun demikian, tak sedikit investor rela terjun ke pasar modal demi cuan melimpah dalam jangka waktu relatif pendek.

Padahal idealnya investasi di pasar modal dilakukan dalam jangka waktu yang panjang, mengingat volatilitasnya yang cukup tinggi. Perlu juga diingat imbal hasil dari investasi berbanding lurus dengan risiko.

Berita selengkapnya baca di sini

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

2.Saham Virgin Galactic Merosot Usai Penundaan Penerbangan Komersial ke Luar Angkasa

Virgin Galactic menunda dimulainya layanan komersial ke kuartal IV 2022. Kabar tersebut membuat saham perusahaan pariwisata luar angkasa yang didirikan oleh miliarder Richard Branson itu turun tajam.

Saham Virgin Galactic turun 14 persen pada awal perdagangan Jumat, 15 Oktober 2021 setelah Virgin Galactic (SPCE) mengumumkan perubahan jadwal dan menunda uji terbang untuk layanan komersial.

Semula, rencana tersebut diharapkan akan dimulai pada akhir kuartal III 2022. Perusahaan mengatakan uji terbang Unity 23, yang diharapkan pada awal bulan ini juga akan tertunda.

Berita selengkapnya baca di sini

3 dari 3 halaman

3.Cerita Bos BCA Terkait Alasan Stock Split Saham BBCA

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja cerita mengenai alasan perseroan menggelar pemecahan nilai nominal saham. Salah satunya agar saham dapat dijangkau oleh investor ritel.

Saham BBCA baru diperdagangkan dengan harga baru pada 13 Oktober 2021, setelah mendapatkan persetujuan otoritas untuk menggelar stock split atau pemecahan nilai nominal saham.

Aksi korporasi stock split ini sebelumnya telah disetujui dengan rasio 1 : 5 (1 saham dipecah menjadi 5 saham baru). Nilai nominal per saham BBCA sebelum stock split adalah Rp62,5, sedangkan nilai nominal per saham BBCA setelah stock split menjadi sebesar Rp12,5.

Berita selengkapnya baca di sini